SUMENEP, Selasa (04/08) suaraindonesia-news.com – Di tengah hiruk pikuk politik desa, ada sosok sederhana yang justru paling dirindukan warga. Namanya Hamrawi. Warga Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.
Ia bukan Kepala Desa. Ia juga bukan Pegawai Negeri Sipil. Tapi setiap ada kegiatan sosial, terutama di bidang kesehatan, nama Hamrawi pasti disebut warga.
“Tidak ada niatan mau nyalon kepala desa. Saya hanya ingin bantu sebisa saya. Tapi Alhamdulillah, warga masih percaya kepada saya untuk mengabdikan diri ini,” ujar Hamrawi dengan senyum khasnya.
Kepedulian Hamrawi paling terasa di bidang kesehatan mata. Dia selalu mengantarkan masyarakat yang kurang mampu untuk di periksa sampai operasi bagi yang kena ketarak.
Bagi warga, kehadiran Hamrawi bukan karena jabatannya. Tapi karena ketulusan dan konsistensinya.
“Beliau nggak pernah minta imbalan. Datang bener-bener buat nolong. kata Bapak Zaini, warga Dusun Daja Lorong, Desa Rombiya Timur.
Bagi Hamrawi, membantu adalah ibadah. Baginya jabatan bukan syarat untuk bermanfaat.
“Manusia itu yang paling bermanfaat untuk orang lain. Itu yang saya pegang,” tutupnya.












