ACEH TIMUR, Rabu (29/07) suaraindonesia-news.com – Lembaga sosial Acheh Future menggelar kegiatan silaturahmi bersama puluhan keluarga santri yatim dan piatu yang menempuh pendidikan di Dayah Baitul Huda Al Aziziyah, Gampong Paya Naden, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (29/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Acheh Future, Razali Yusuf yang akrab disapa Cek Lie, menyampaikan informasi bahwa para santri dijadwalkan menerima bantuan beasiswa anak yatim dari Pemerintah Aceh yang telah disalurkan ke rekening masing-masing penerima.
Ia mengimbau para wali santri agar dana bantuan tersebut dimanfaatkan secara tepat untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti perlengkapan belajar dan keperluan penunjang lainnya.
“Insya Allah besok anak-anak kita akan mengambil beasiswa anak yatim yang telah dibantu oleh Pemerintah Aceh. Saya berharap kepada seluruh wali santri, gunakanlah dana bantuan ini sebaik-baiknya sesuai kebutuhan pendidikan anak-anak kita,” ujar Cek Lie.
Selain itu, Cek Lie mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam membina dan mendampingi para santri agar dapat menyelesaikan pendidikan agama hingga tuntas.
“Marilah kita jaga dan bina bersama anak-anak yang sedang menimba ilmu agama ini. Berikan dukungan dan semangat agar mereka mampu menamatkan pembelajaran hingga ke Kitab Kuning jilid keempat, Al-Mahalli,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim yang menempuh pendidikan di dayah. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan para santri.
Sementara itu, Dewi Yana (27), yang mewakili keluarga santri yang hadir, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh Acheh Future bersama dewan pengajar Dayah Baitul Huda Al Aziziyah.
“Alhamdulillah, terima kasih atas segala upaya mendidik adik-adik kami. Berkat bimbingan tim Acheh Future dan guru di dayah, adik saya sudah lima tahun menuntut ilmu di sini dan kini mulai mendalami Kitab Al-Mahalli. Semoga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat dan menjadi penerang bagi sekitarnya,” ujar Dewi.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara lembaga pendamping, keluarga santri, dan pengelola dayah, sekaligus mengingatkan pentingnya pemanfaatan bantuan pendidikan secara tepat sasaran demi mendukung keberlangsungan pendidikan para santri yatim dan piatu.












