exodus
BeritaNewsOlahragaPemerintahan

Balikpapan Bakal Miliki Sirkuit Nasional dan Sentral Olahraga di Lamaru, Gasali : Proses DED Sudah Dimulai

×

Balikpapan Bakal Miliki Sirkuit Nasional dan Sentral Olahraga di Lamaru, Gasali : Proses DED Sudah Dimulai

Sebarkan artikel ini
IMG 20260804 182949
Foto: Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali.

BALIKPAPAN, Selasa (4/8) suaraindonesia-news.com – Kota Balikpapan bersiap memiliki fasilitas olahraga megah bertaraf nasional. Lahan seluas 70 hektar yang terletak di Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur, direncanakan akan dibangun menjadi sirkuit balap andalan sekaligus pusat edukasi dan fasilitas olahraga terpadu.

Rencana besar ini diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, pada Selasa (4/8).

Ia menjelaskan bahwa konsep awal yang hanya berfokus pada lintasan balap kini dikembangkan menjadi sebuah kawasan sport center yang multifungsi untuk masyarakat.

“Tadinya hanya akan dibangun khusus untuk sirkuit, tapi kita harapkan ada fasilitas untuk venue cabang olahraga (cabor) di sana, serta menjadi sentral edukasi olahraga yang bisa dinikmati masyarakat,” ujar Gasali.

Langkah pengembangan ini diambil guna mengakomodasi aspirasi dari berbagai pengurus cabor di Balikpapan yang selama ini masih kekurangan fasilitas latihan resmi milik pemerintah.

Beberapa fasilitas yang didorong untuk dibangun di kawasan ini antara lain kolam renang, lapangan boki, hingga lapangan bola tangan.

“Selama ini cabor sering kali harus meminjam Lapangan Merdeka untuk latihan karena Pemkot Balikpapan belum memiliki fasilitas sendiri. Ini adalah wacana usulan saya, dan semoga didukung penuh oleh pihak eksekutif karena ini demi kepentingan masyarakat umum juga,” tambahnya.

Terkait kesiapan lahan, Gasali memastikan bahwa area seluas 70 hektar tersebut sudah berstatus clear and clean sebagai aset milik Pemerintah Kota Balikpapan, sehingga tidak ada kendala pembebasan lahan. Saat ini, fokus utama adalah pematangan perencanaan dan pengalokasian anggaran.

“Proses penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan sirkuit ini sudah resmi dimulai dan sedang digodok matang,” ungkapnya.

Gasali mengharapkan DED untuk pembangunan sirkuit ini bisa rampung dalam tahun ini agar proyek bisa segera melangkah ke tahapan berikutnya.

“Untuk pembebasan lahan sudah klir tidak ada masalah, tinggal membangun fisiknya saja. Kami menargetkan mudah-mudahan di tahun 2028 pembangunan fisik sirkuit dan fasilitas pendukungnya sudah bisa dimulai. Tentu ini semua membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama dari sektor anggaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan