exodus
BeritaNewsPemerintahanPendidikan

Pemkab Blora Hibahkan Lahan 8,7 Hektare untuk Pengembangan Kampus UNY di Blora

×

Pemkab Blora Hibahkan Lahan 8,7 Hektare untuk Pengembangan Kampus UNY di Blora

Sebarkan artikel ini
IMG 20260612 215800
FOTO: Bupati Blora, H. Arief Rohman, saat menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan kepada Kementrian Pendidikan untuk di gunakan lahan Kampus UNY.

BLORA, Jumat (12/06) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora secara resmi menghibahkan lahan seluas 87.074 meter persegi atau sekitar 8,7 hektare kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk dikelola oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui perluasan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Blora.

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan yang berlokasi di kawasan Kamolan, Kecamatan Blora, dilakukan oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, pada Jumat (12/6/2026) di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Soni Nopembri, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Blora, di antaranya Wakil Bupati Blora Sri Setyorini dan Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi.

Bupati Arief Rohman mengatakan bahwa hibah lahan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Blora.

Menurutnya, keberadaan kampus perguruan tinggi negeri di Blora diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus keluar daerah.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi Blora untuk meningkatkan kualitas SDM. Kampus UNY diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah di berbagai bidang. Kami juga mendorong agar program pascasarjana dapat dikembangkan di Blora pada masa mendatang,” ujar Arief Rohman.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman kerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Semarang yang telah membuka layanan pendidikan di Blora, pemerintah daerah optimistis kehadiran UNY dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi masyarakat.

Sementara itu, pihak Universitas Negeri Yogyakarta menyatakan kesiapan untuk memulai proses perencanaan pembangunan Pusat Kegiatan Sesi di Luar Kampus Utama (PKSDU) pada tahun ini.

Kampus tersebut direncanakan tidak hanya menyelenggarakan pendidikan formal, tetapi juga menghadirkan program studi yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Beberapa program studi yang direncanakan antara lain bidang Ilmu Keolahragaan, Teknologi Informasi, Pariwisata, serta Ketahanan Pangan. Program-program tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan potensi pengembangan daerah dan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Blora.

Pemerintah Kabupaten Blora berharap kehadiran kampus UNY dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain memperluas akses pendidikan tinggi, keberadaan kampus tersebut juga diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Reporter: Nurul
Editor: Qonita
Publisher: Eka