JAKARTA, Jumat (12/06) suaraindonesia-news.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang kini tersedia adalah fitur Antrian Daring yang terintegrasi dalam aplikasi Sentuh Tanahku.
Fitur tersebut memungkinkan masyarakat mengatur jadwal kedatangan ke Kantor Pertanahan (Kantah) secara lebih terencana tanpa harus mengantre dalam waktu lama di lokasi pelayanan.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian ATR/BPN, I Gede Ketut Ary Sucaya, mengatakan bahwa fitur Antrian Daring dirancang untuk memberikan kepastian layanan sekaligus mengurangi kepadatan pemohon di kantor pertanahan.
“Kalau mau datang ke BPN tidak perlu seperti antre beli iPhone. Masyarakat bisa antre dulu dari rumah melalui antrean daring, daftar di Antrian Daring dalam Sentuh Tanahku,” ujar I Gede Ketut Ary Sucaya dalam keterangannya di Jakarta.
Melalui layanan digital tersebut, masyarakat yang akan mengurus dokumen pertanahan dapat memanfaatkan sejumlah kemudahan. Salah satunya adalah pengaturan jadwal kedatangan, di mana pemohon dapat memilih sendiri hari dan jam pelayanan sesuai ketersediaan jadwal di Kantor Pertanahan tujuan.
Selain itu, sistem Antrian Daring telah terintegrasi dengan kalender pelayanan masing-masing daerah. Dengan demikian, sistem secara otomatis menyesuaikan jadwal layanan dengan hari kerja yang berlaku, termasuk penutupan pelayanan pada hari libur nasional maupun hari libur lokal atau adat, seperti yang berlaku di Provinsi Bali.
Fitur ini juga dilengkapi dengan notifikasi secara real-time. Setelah melakukan pendaftaran, pengguna akan memperoleh nomor antrean dan menerima pemberitahuan ketika nomor antrean telah mendekati giliran pelayanan.
Menurut I Gede Ketut Ary Sucaya, penerapan sistem antrean berbasis jadwal tersebut menjadi solusi bagi Kantor Pertanahan yang memiliki keterbatasan ruang tunggu maupun area parkir. Dengan pengaturan jadwal yang lebih terstruktur, jumlah pemohon yang datang secara bersamaan dapat dikendalikan sehingga proses pelayanan berlangsung lebih tertib dan nyaman.
Kementerian ATR/BPN berharap kehadiran fitur Antrian Daring dalam aplikasi Sentuh Tanahku dapat meningkatkan efektivitas pelayanan pertanahan, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh layanan yang cepat, transparan, dan efisien.
Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Qonita
Publisher: Eka












