exodus
BeritaNewsPemerintahanPeristiwa

Sebesar Rp. 11,2 M Bantuan Banjir Aceh Utara Tahap III Akan Segera Disalurkan, Kecamatan Langkahan Korban Terparah Nasional Tidak Masuk Daftar

×

Sebesar Rp. 11,2 M Bantuan Banjir Aceh Utara Tahap III Akan Segera Disalurkan, Kecamatan Langkahan Korban Terparah Nasional Tidak Masuk Daftar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260811 163521
Foto : Pers Rilis Pemkab Aceh Utara, saat menyelenggarakan simulasi korban banjir Aceh Utara, di Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (11/08/2026).

ACEH UTARA, Selasa (11/08) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara akhirnya menyampaikan secara resmi simulasi terkait penyaluran bantuan korban banjir Hidrometeorologi Sumatera untuk kabupaten setempat akan segera dilaksanakan, Selasa (11/08/2026).

Banjir yang menerjang Sumetera, meliputi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah meluluh-lantakan tiga propinsi terkait medio November 2025. Korban terparahnya Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara.

Sembilan bulan berlangsung, bantuan lamban dan penuh teka-teki, akhirnya, secara resmi pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Wakil Bupati setempat, Tarmizi Panyang resmi menyampaikan bantuan sebesar Rp. 11,2 Miliar itu akan segera disalurkan kepada beberapa kecamatan di kabupaten tersebut.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil melalui Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli dalam simulasi tersebut menyatakan penyaluran bantuan tahap III berupa paket isi hunian dan Jaminan Hidup (Jadup) bernilai total Rp11,21 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah setempat terdiri atas bantuan isi hunian senilai Rp9,82 miliar dan bantuan Jadup sebesar Rp1,39 miliar.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu kebutuhan dasar sekaligus mendukung pemulihan pasca-bencana. Kami mengawal penyalurannya agar tepat sasaran sesuai ketentuan,” kata Muntasir, Selasa (11/8).

Ia juga menjelaskan, bantuan isi hunian didistribusikan ke sejumlah kecamatan terdampak, meliputi Banda Baro, Dewantara, Kuta Makmur, Nibong, Nisam, Nisam Antara, Paya Bakong, Pirak Timu, Samudera, dan Seunuddon.

Anehnya, sejauh ini kabar dari pedalaman Langkahan yang merupakan pusat banjir terparah nasional justru luput dari data. Kabarnya, warga setempat belum mendapatkan kabar kapan bantuan banjir itu akan disalurkan. Sementara, warga telah menanti lama bantuan terkait.

Sementara, bantuan Jadup dialokasikan khusus untuk 230 Kepala Keluarga (KK) atau 1.031 jiwa di Gampong Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

“Bantuan ini adalah modal awal untuk kembali bangkit sesuai slogan ‘Aceh Utara Bangkit’. Pemulihan bukan sekadar pemenuhan hari ini, melainkan bagaimana warga bisa kembali bekerja dan membangun taraf hidup yang lebih baik,” beber Wakil Bupati, Tarmizi.

Ia menambahkan, Pemkab Aceh Utara mengapresiasi Kementerian Sosial atas dukungan yang diberikan dan berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat maupun Pemprov Aceh guna penanganan bencana secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan