KOTA BOGOR, Kamis (06/08) suaraindonesia-news.com – Sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Bogor dikabarkan menghadiri pertemuan di ruang Ketua DPRD Kota Bogor pada Rabu (05/08/2026).
Pertemuan tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di tengah proses penyusunan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor pasca-Musda.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor, Asep Nazarulloh, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan silaturahmi pasca-Musda dan bukan rapat resmi organisasi.
“Tadi siang acara silaturahmi pasca-Musda, ngopi-ngopi bareng,” ujar Asep Nazarulloh.
Ketika ditanya mengenai pihak-pihak yang hadir, Asep menyebut peserta yang dihubungi merupakan orang-orang yang sebelumnya terlibat membantu pelaksanaan Musda.
“Itu yang kemarin bantu-bantu di acara Musda,” katanya.
Asep juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut tidak menggunakan surat undangan resmi. Para peserta diundang melalui komunikasi langsung menggunakan telepon maupun pesan WhatsApp.
“Enggak pakai undangan, cuma telepon sama WA saja. Kan kepengurusannya belum definitif, baru ketua terpilih. Jadi berdasarkan kontak saja,” jelasnya.
Terkait kehadiran unsur Hasta Karya, Asep menegaskan bahwa mereka diundang bukan mewakili organisasi masing-masing, melainkan dalam kapasitas sebagai pengurus DPD Partai Golkar Kota Bogor periode sebelumnya.
“Diundang dalam kapasitas pengurus DPD lama,” ujarnya.
Keterangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar penentuan peserta pertemuan. Pasalnya, komunikasi kepada unsur Hasta Karya disebut tidak dilakukan secara formal melalui pimpinan masing-masing organisasi.
Sebelumnya, beredar informasi bahwa pertemuan tersebut membahas masukan dan usulan terkait penyusunan kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bogor pasca-Musda.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi lengkap mengenai daftar peserta yang hadir, materi pembahasan dalam pertemuan tersebut, maupun apakah hasil pertemuan akan menjadi bagian dari proses resmi penyusunan struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bogor.












