BLORA, Sabtu (01/08) suaraindonesia-news.com – Pelaksanaan Program Pasar Murah yang diselenggarakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menuai perhatian publik. Kegiatan resmi pemerintah yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) itu menjadi sorotan setelah muncul sosialisasi figur calon anggota legislatif (caleg) di salah satu lokasi pelaksanaan.
Program stabilisasi pangan tersebut dilaksanakan secara serentak di lima titik, yakni Kantor Kelurahan Bangkle, Pendopo Kecamatan Blora, Pendopo Kecamatan Jepon, Pendopo Kecamatan Cepu, dan Pendopo Kecamatan Ngawen.
Berdasarkan pantauan di Pendopo Kecamatan Blora, sebagian warga yang hadir untuk memperoleh paket sembako murah juga mengikuti sosialisasi yang memperkenalkan dua bakal calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN), yakni Bambang Wijanarko sebagai calon anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Bambang Anto Wibowo (Bambang AW) sebagai calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah III yang meliputi Kabupaten Blora, Grobogan, Rembang, dan Pati.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI Komisi VII, Muhammad Hatta, menyampaikan pentingnya memperkuat keterwakilan di tingkat DPR RI maupun DPRD Provinsi Jawa Tengah melalui dukungan terhadap kedua figur tersebut.
“Ini double Bambang. Pak Bambang Wijanarko dan Pak Bambang AW harus duet maut untuk DPR RI dan DPRD Provinsi. Supaya dua-duanya mendapat kursi dan insyaallah bisa mewakili serta menyampaikan aspirasi masyarakat Blora dengan paling pas,” ujar Hatta saat memberikan keterangan di lokasi.
Menanggapi hal itu, Bambang Anto Wibowo menyampaikan bahwa koordinasi antarkandidat di berbagai tingkatan merupakan bagian dari strategi pemenangan partai.
“Kita berkolaborasi dengan semua calon. Bahasanya harus tandem dari RI, provinsi, hingga kabupaten kita harus bekerja sama untuk menyusun mesin partai. Bahkan, kita telah membentuk tim relawan sampai tingkat TPS,” kata Bambang AW.
Usai kegiatan berlangsung, berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah peserta terlihat membawa paket beras kemasan 5 kilogram berlogo Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia. Selain itu, sebagian peserta juga tampak membawa amplop berwarna putih serta lembaran bergambar yang berisi materi sosialisasi salah satu calon anggota DPR RI.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kementerian Koordinator Bidang Pangan maupun penyelenggara kegiatan terkait adanya sosialisasi figur calon legislatif dalam rangkaian pelaksanaan Program Pasar Murah tersebut.












