Polresta Balikpapan Bekuk Pengedar Sabu, Dua Tersangka dan Barang Bukti Senilai 4,5 Miliar Berhasil Diamankan

oleh -164 views
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. V Thirdy Hadmiarso didampingi Kasat Reskrim Polresta Balikpapan menunjukkan barang bukti sabu-sabu saat press release di Mapolresta Balikpapan, Jumat, (5/11/2021).

BALIKPAPAN, Jumat (5/11/2021) suaraindonesia-news.com – Jajaran Satresnarkoba Polresta Balikpapan kembali berhasil mengamankan dua tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu beserta barang buktinya seberat 3,179,44 gram atau senilai 4,5 Miliar.

Kedua tersangka masing-masing berinisial RB (27) dan HU (30). Keduanya berhasil ditangkap petugas ditempat berbeda, RB merupakan tersangka pertama yang ditangkap petugas di pinggir jalan di kawasan Jalan Mayjen Sutoyo, Balikpapan Tengah pada tanggal 3 November 2021 pada pukul 21.30 Wita dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak satu paket seberat 0,44 gram yang di simpan dalam kemasan kotak rokok.

Kemudian petugas menggiring tersangka RB ke rumah kontrakannya di Jalan Strat VI, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara. Dirumah tersangka, petugas kembali melakukan penggeledahan dan ditemukan barang Bukti sabu-sabu sebanyak 26 poket.

Dari hasil pengembangan tersangka RB, barang haram tersebut merupakan titipan dari tersangka kedua berinisial HU.

Setelah petugas melakukan penyelidikan, HU berhasil diamankan petugas pada Kamis, 4 November 2021 pukul 11.00 Wita di sebuah rumah di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin (Gunung Bugis) Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat dengan barang bukti
1 (Satu) unit Handphone yang digunakan tersangka dalam bertransaksi dan barang bukti sabu-sabu seberat 3,179,44 gram.

Tidak sampai disitu, petugas terus melakukan pengembangan terhadap tersangka HU. Dari hasil pengembangan kedua ini, HU mengaku barang haram tersebut di dapat dari seseorang berinisial HR asal Kota Samarinda. HR saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Balikpapan.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. V Thirdy Hadmiarso mengatakan, terungkapnya peredaran sabu-sabu seberat 3 kilogram lebih tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di Kota Balikpapan tepatnya di kawasan Jalan Mayjen Sutoyo (Gunung Malang) sering dijadikan tempat bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu.

“Dari informasi yang kita terima, Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Balikpapan langsung melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu minggu untuk memastikan pelakunya. Kemudian pada tanggal 3 November 2021 anggota Satresnarkoba berhasil mengamankan tersangka RB di Jalan Mayjen Sutoyo dengan barang bukti sabu seberat 0,44 gram”, kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. V Thirdy Hadmiarso didampingi Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Tasimun saat press release di Mapolresta Balikpapan, Jum’at, 5/11/2021.

“Awalnya tersangka pertama ini tidak mengakui bila masih
menyimpan Barang Bukti (BB) lainnya, namun petugas tidak mudah percaya dan melakukan
pengembangan guna mencari BB di rumah tersangka. Tapi setelah dilakukan pengembangan ke rumah kontrakannya ditemukan BB sebanyak 26 poket, dari situ petugas berhasil mengungkap keterlibatan tersangka kedua berinisial HU”, jelas Thirdy.

Dari pengakuan tersangka HU, kata Thirdy, sabu-sabu tersebut di dapatkan dari seseorang berinisial HR asal Kota Samarinda yang saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO

“Dari pengakuan tersangka HU, pada tanggal 1 Oktober 2021 menerima telepone private number dari seseorang berinisial HR (DPO) untuk mengambil barang di Kota Samarinda tepatnya di kawasan Jalan Temindung, kemudian HU mengambil barang tersebut di tempat itu yang sudah terbungkus dengan tas kain dan membawanya ke Balikpapan. Kemudian HR menyuruh HU untuk menyimpankan barang tersebut”, katanya.

“Pada tanggal 3 Oktober 2021, HU menghubungi tersangka pertama RB untuk menitipkan barang dan bertemu di daerah Somber, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Selanjutnya, pada tanggal 8 Oktober 2021, tersangka HU mendapat telepon lagi dari HR dengan menggunakan private number untuk kembali mengambil barang di Kota Samarinda. Barang tersebut disimpan dalam tas kain yang berisi paket sabu-sabu di pinggir jalan untuk disimpankan”, sambungnya.

Lanjut Thirdy, pada tanggal 10 Oktober 2021. HU kembali menitipkan BB kepada RB dan bertemu di daerah Somber lagi, tersangka RB diberikan uang senilai 6 juta oleh HU sebagai imbalan penitipan barang.

“RB ini tidak hanya diberikan uang senilai 6 juta, tapi juga diberikan upah senilai 200 ribu bila diminta untuk mengantarkan barang. Selama ini RB sudah tiga kali mengantarkan barang tersebut kepada HU”, bebernya.

Pria dengan pangkat tiga melati di pundak ini juga berharap, untuk mengantisipasi terjadinya peredaran narkoba di Kota Balikpapan, masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Kita akan ungkap seluruh jaringan yang ada di Kota Balikpapan”, tandasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangaka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan