Perindagkop Abdya Sosialisasikan Ketertiban PKL di Jalan H Ilyas

Kadisperindagkop Abdya Jamaluddin didampingi Waka Polres Kompol Jatmiko, Kasat pol PP Riad SE, Kasat Binmas Iptu Mardiansyah, perwakilan Subdenpom serta personil lainnya saat sosialisasi penertiban PKL dijalan H Ilyas Blangpidie.

ACEH-ABDYA, Jumat (11/5/2018) suaraindonesia-news.com – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan sosialisasi  menertiban untuk pedagang kaki lima (PKL) diruas jalan H.ilyas pasar pagi blangpidie.

Kepala Dinas Perindagkop Abdya, Jamaluddin, S.pd mengatakan, kegiatan yang dilakukan masih tahap sosialisasi dalam rangka penertiban pasar, mengingat selama ini ruas jalan di pasar pagi tersebut, sering kali mengalami kemacetan akibat system penempatan barang pedagang pkl tidak teratur.

Ia menyebutkan, bahwa dalam pelaksanaan sosialisasi ini kami mengajak para pedagang Pkl dan para juru parkir akan pentingnya berdisiplin dalam berjualan, disamping masalah keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dijalan pasar pagi jalan H ilyas.

“Tidak ada anak tiri dan anak kandung, bila ada yang melanggar kami akan eksekusi pedangan PKL dengan memberi waktu selama 3 hari, bila ada pedangang sudah dihimbau tidak mematuhinya, kami akan segera mengeksekusi lapaknya,” tegas Jamaluddin.

Kegiatan ini diharapkan para pedagang kaki lima (PKL)  dan para juru parkir harus benar-benar mengerti dan memahami betapa pentingnya  akan arti keselamatan dalam berlalu lintas dijalan raya.

Selanjutnya disela-sela sosialisasi penertiban Kadis perindagkop jamaluddin bersama stekehoder lainnya, juga tinjau harga sembako dilokasi pasar pagi, kenaikan harga sembako jelang meugang ramadhan dinilai tidak terlalu signifikan dan masih dalam ambang batas kewajaran.

Salah seorang pendagang kaki lima Masbi (50) tahun kepada awak media ini menyampaikan, jangan pedagang aja ditertib kan, akan tetapi pengendara roda dan becak yang berlawanan arus masuk dan keluar juga harus diatur oleh pihak perhubungan.

“Bukan gara-gara pedagang  PKL  yang membuat macet, akan tetapi kendaraan empat roda, truk  dan  becak mereka melintasi jalur yang ngak benar,” singkat masbi.

Sementara itu, Ketua Pasar pagi Azis juga menyebutkan, sangat bersyukur dengan adanya pihak pemerintah beserta stakeholder lainnya turun langsung kelapangan meninjau dan mensosialisasi kepada pedagang pkl  di pusat pasar Blangpidie, sehingga kesadaran para pedagang nantinya lebih tinggi dan lebih tertib.

“Dengan kerja sama yang baik kita harapkan ketertiban  pedagang dipasar pagi bisa lebih aman dan tidak mengalami kemacetan di ruas jalan,” singkat Azis.

Pantauan Awak media, Sosialisi penertiban PKL dan juru parkir turut dihadiri, Waka Polres Abdya Kompol Jatmiko, Kasat Binmas Iptu Mardiasyah, Kapolsek Blangpidie Iptu Karnovi, beserta sejumlah personil, perwakilan Subdenpom Blangpidie, Kasatpol PP/WH Riad SE, perwakilan dinas Perhubungan Ibrahim, serta unnsur lainnya.

Reporter : Nazli Md
Editor : Agira
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here