BLORA, Kamis (04/06) suaraindonesia-news.com – Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Blora mendapat apresiasi dari dua wisatawan asal Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald. Selama berada di Blora sejak Senin (1/6/2026) hingga Rabu (3/6/2026), keduanya mengaku terkesan dengan keindahan alam, keberagaman objek wisata, serta keramahan masyarakat setempat.
Kunjungan mereka disambut oleh Bupati Blora, Arief Rohman, dalam jamuan makan malam di Warung Sate Pak Daman pada Senin (1/6/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memperkenalkan berbagai kuliner khas daerah kepada kedua tamu mancanegara tersebut.
Joann Liewald menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan selama berada di Kabupaten Blora.
“Government is very friendly,” ujar Joann saat diwawancarai.
Selama tiga hari kunjungan, Joann dan Claudia mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang menjadi ikon Kabupaten Blora. Perjalanan diawali dengan mengikuti Loco Tour untuk merasakan pengalaman menaiki kereta api tua. Selanjutnya mereka mengunjungi Goa Terawang dan Wisata Banyu Bening (WBB) pada Selasa (2/6/2026), serta Kopi Santen dan Kampung Samin Klopoduwur pada Rabu (3/6/2026).
Claudia Liewald secara khusus mengapresiasi kondisi Goa Terawang yang dinilainya masih terjaga dengan baik.
“Goa itu sangat indah dan mistis. Mereka merawatnya dengan sangat baik. Kami senang melihat orang-orang di sini menjaga alam dengan penuh kepedulian,” ungkap Claudia.
Selain menikmati berbagai destinasi wisata, kunjungan pasangan asal Jerman tersebut juga memiliki tujuan khusus, yakni mengunjungi kediaman penulis senior Soesilo Toer, adik dari sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.
Joann menjelaskan bahwa keluarganya memiliki kedekatan emosional dengan keluarga besar Pramoedya Ananta Toer, sehingga mereka berkeinginan untuk berkunjung langsung ke Blora.
“Kami tahu Pramoedya sudah tiada, dan saat mengetahui Soesilo masih hidup, kami sangat ingin mengunjunginya,” kata Joann.
Keduanya dijadwalkan masih akan melanjutkan kunjungan ke sejumlah situs bersejarah dan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Blora hingga 5 Juni 2026. Setelah itu, mereka direncanakan kembali ke Jerman pada 6 Juni 2026.
Kunjungan wisatawan mancanegara tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana promosi potensi wisata, budaya, dan sejarah Kabupaten Blora kepada masyarakat internasional.
Reporter: Nurul
Editor: Qonita
Publisher: Eka






