KOTA BOGOR, Sabtu (4/7) suaraindonesia-news.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bogor mencatat peningkatan jumlah pendaftar pada proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 1.815 calon siswa mengikuti proses seleksi melalui jalur prestasi, afirmasi, dan reguler.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Bogor, Sofia Gumanti, S.Ag., menjelaskan, jumlah pendaftar terdiri atas 600 calon siswa melalui Jalur Prestasi (Japres) dan Afirmasi, serta 1.215 calon siswa melalui jalur reguler.
Setelah melalui tahapan seleksi, MAN 2 Kota Bogor menetapkan sebanyak 396 siswa dinyatakan lolos dan akan menempuh pendidikan pada tahun ajaran baru. Para siswa tersebut akan dibagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel).
“Untuk Jalur Prestasi dan Afirmasi, sebanyak 119 siswa dinyatakan lulus. Sementara melalui jalur reguler, sebanyak 277 siswa diterima,” ujar Sofia Gumanti saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Sofia, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ajaran sebelumnya, MAN 2 Kota Bogor menerima 376 siswa, terdiri atas 110 siswa dari Jalur Prestasi dan Afirmasi serta 266 siswa dari jalur reguler.
Ia menjelaskan, penambahan kuota penerimaan menjadi 11 rombel dilakukan untuk mengoptimalkan distribusi kelas di lingkungan madrasah yang kini memiliki total 31 rombongan belajar.
Untuk menyambut peserta didik baru, MAN 2 Kota Bogor akan menggelar kegiatan MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 13 Juli 2026 hingga Jumat pada pekan yang sama.
Pelaksanaan MATAMUDA disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Kemendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 serta mengacu pada pedoman Kementerian Agama mengenai pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah di madrasah.
“MATAMUDA ini adalah langkah awal bagi para siswa untuk bergabung menjadi keluarga besar MAN 2. Jika tidak dimulai dari sini, mereka akan kesulitan membangun komunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungan madrasah,” kata Sofia.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta didik baru diharapkan dapat mengenal seluruh lingkungan madrasah, mulai dari tenaga keamanan, staf tata usaha, guru, hingga jajaran pimpinan. Selain itu, siswa juga diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai positif yang diperoleh selama masa orientasi dalam kehidupan belajar sehari-hari di madrasah.












