exodus
BeritaNewsPemerintahanTeknologi

Pemkab Sumenep dan Bank Jatim Hadirkan Program Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS untuk Dukung Digitalisasi dan UMKM

×

Pemkab Sumenep dan Bank Jatim Hadirkan Program Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS untuk Dukung Digitalisasi dan UMKM

Sebarkan artikel ini
IMG 20260719 204120
Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam agenda rutin Jumat Sehat dan Jumat Bersih di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat (17/7/2026).

SUMENEP, Jumat (17/07) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Bank Jatim Cabang Sumenep menghadirkan program belanja kuliner menggunakan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan nilai transaksi sebesar Rp1. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi transaksi keuangan sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut digelar dalam agenda rutin Jumat Sehat dan Jumat Bersih yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat (17/7/2026).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan transformasi digital tidak cukup hanya menjadi program pemerintah, tetapi juga harus menjadi budaya kerja yang dimulai dari aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat.

“ASN harus menjadi pelopor penggunaan QRIS. Semakin terbiasa menggunakan transaksi digital, semakin cepat pula masyarakat ikut beradaptasi dengan sistem pembayaran yang aman, praktis, dan efisien,” ujar Fauzi.

Dalam kegiatan tersebut, para ASN memanfaatkan aplikasi JConnect milik Bank Jatim untuk melakukan pembayaran melalui QRIS. Dengan membayar Rp1, peserta dapat memperoleh berbagai makanan dan minuman yang disediakan oleh pelaku UMKM lokal.

Menurut Bupati Fauzi, program tersebut memiliki manfaat ganda, yakni mempercepat digitalisasi transaksi keuangan di daerah sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM agar produk mereka semakin dikenal masyarakat.

“Kami ingin digitalisasi berjalan seiring dengan penguatan UMKM. Ketika masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital, maka peluang usaha pelaku UMKM juga akan semakin besar,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan penggunaan transaksi digital diharapkan dapat mendorong efisiensi sistem pembayaran sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.

Pada kesempatan itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, jajaran Bank Jatim Cabang Sumenep, para asisten, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut meninjau stan-stan kuliner yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Program kolaborasi antara Pemkab Sumenep dan Bank Jatim tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintahan sekaligus memperluas adopsi pembayaran digital di kalangan masyarakat.

Tinggalkan Balasan