SURABAYA, Senin (10/08) suaraindonesia-news.com – Madura United telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan Pre-Competition Medical Assessment (PCMA) di RS Mitra Keluarga Surabaya Satelit, Senin (10/8/2026).
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari persiapan klub menghadapi kompetisi sekaligus menjadi bagian dari dukungan sponsorship rumah sakit kepada Madura United.
Dokter Tim Madura United, dr. Irsyad, mengatakan seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung lancar. Pemeriksaan diawali dengan pengecekan kondisi fisik para pemain.
“Ya dari hasil pemeriksaan kemarin alhamdulillah cukup lancar. Kita ada melakukan beberapa rangkaian pemeriksaan PCMA dimulai dari pemeriksaan fisik,” ujar dr. Irsyad.
Pemeriksaan Meliputi Kondisi Jantung dan Muskuloskeletal
Menurut dr. Irsyad, pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan tes rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG), serta analisis kondisi otot, tulang, ligamen, dan sendi.
“Lalu kita melanjutkan tes rekam jantung (EKG) sampai analisis detail kondisi otot, tulang, ligamen, dan sendi untuk memastikan tidak ada cedera fatal atau muskuloskeletal. Semua berjalan dengan aman,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan RS Mitra Keluarga Surabaya Satelit dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut.
“Terima kasih untuk Mitra Keluarga Surabaya Satelit dan tentunya kita siap untuk menjalankan kompetisi yang akan datang,” terangnya.
Dr. Irsyad memastikan kondisi para pemain Madura United saat ini masih dalam keadaan aman. Meski demikian, kondisi pemain tetap akan dipantau secara berkala untuk menjaga kebugaran dan kesiapan menghadapi kompetisi.
“Semua pemain masih tergolong aman ya. Tapi masih dalam kontrol kita dan kita akan selalu tetap maintenance untuk konsisten,” tutupnya.
Pre-Competition Medical Assessment (PCMA) merupakan pemeriksaan kesehatan bagi atlet profesional sebelum mengikuti kompetisi. Pemeriksaan tersebut bertujuan menilai kondisi kesehatan dan kelayakan fisik atlet untuk menghadapi tuntutan pertandingan.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam PCMA antara lain:
Kelayakan medis, untuk menilai apakah atlet dalam kondisi sehat dan layak bertanding.
Deteksi risiko, termasuk mengantisipasi risiko gangguan jantung mendadak serta menemukan kemungkinan cedera tersembunyi pada otot maupun sendi.
Standar klub, sebagai bagian dari pemenuhan standar medis profesional, termasuk standar seperti FIFA sebelum pemain mengikuti kompetisi atau masuk maupun memperpanjang kontrak.
Jenis pemeriksaan, meliputi anamnesa, pemeriksaan fisik, EKG, stress test, serta analisis muskuloskeletal.
Dengan selesainya pemeriksaan tersebut dan kondisi pemain yang dinyatakan aman, Madura United dapat melanjutkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.












