KOTA BOGOR, Senin (29/06) suaraindonesia-news.com – Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Dr. Akhyar Tarfi, S.ST., M.H., menghadiri kegiatan Helaran Pajajaran dalam rangka penutupan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Panggung Utama Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.
Helaran Pajajaran merupakan pawai budaya perdana yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor sebagai upaya melestarikan sejarah, tradisi, serta memperkuat identitas budaya masyarakat Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa Helaran Pajajaran akan dijadikan sebagai agenda budaya tahunan Kota Bogor.
Menurut Dedie, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali sejarah dan jati diri Kota Bogor kepada masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur warisan para leluhur melalui filosofi Sunda yang tertuang dalam naskah Siksa Kandang Karesian.
Helaran Pajajaran menampilkan beragam atraksi budaya dari seluruh kecamatan di Kota Bogor. Masing-masing kontingen menampilkan kekayaan seni, tradisi, serta kearifan lokal yang menjadi ciri khas wilayahnya.
Salah satu penampilan yang menjadi perhatian masyarakat adalah Tarian Bogor Nanjeur yang ditampilkan sebagai ikon budaya Kota Bogor. Pertunjukan tersebut turut menyemarakkan perayaan Hari Jadi Bogor ke-544.
Kehadiran Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Bogor dalam melestarikan warisan budaya daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Bogor.
Melalui semangat kolaborasi antarlembaga dan masyarakat, Helaran Pajajaran diharapkan dapat menjadi media edukasi budaya yang mendorong tumbuhnya kecintaan masyarakat terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai luhur yang menjadi bagian dari jati diri Kota Bogor.












