exodus
BeritaEkonomiNewsPemerintahan

Denny Mulyadi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Jujur

×

Denny Mulyadi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Jujur

Sebarkan artikel ini
IMG 20260629 133002
Foto: Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi (tengah) saat menerima kunjungan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor.

KOTA BOGOR, Senin (29/06) suaraindonesia-news.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan jujur kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS).

Ajakan tersebut disampaikan usai menerima kunjungan petugas BPS Kota Bogor dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pada kesempatan itu, Denny Mulyadi mengikuti proses pendataan melalui wawancara langsung yang dilakukan oleh petugas BPS.

Proses pengisian kuesioner berlangsung sekitar satu jam guna memastikan seluruh data yang disampaikan valid dan akurat.

Denny Mulyadi mengatakan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan penting yang akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan pemerintah.

“Hari ini saya menerima petugas BPS Kota Bogor untuk pendataan Sensus Ekonomi 2026. Tadi saya menjawab berbagai pertanyaan dalam kuesioner. Prosesnya memang cukup detail karena membutuhkan validasi data, sehingga memerlukan waktu sekitar satu jam. Namun, ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan data yang akurat,” ujar Denny Mulyadi.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Berikan data yang benar dan jujur kepada petugas agar hasil sensus dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengikuti proses pendataan karena Sensus Ekonomi 2026 tidak berkaitan dengan perpajakan.

Menurutnya, seluruh informasi yang dihimpun dalam sensus tersebut semata-mata digunakan untuk kepentingan statistik dan menjadi dasar penyusunan perencanaan pembangunan ekonomi oleh pemerintah.

“Kami mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Kota Bogor. Perlu kami tegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 tidak ada kaitannya dengan perpajakan. Data yang dikumpulkan murni untuk kebutuhan statistik dan menjadi dasar perencanaan pembangunan di bidang ekonomi,” jelas Raden Gandari Adianti Aju Fatimah.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang akurat dan komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan