Ini Penyebab Terlambatnya Pekerjaan Pipanisasi Perumda Tirta Pakuan di Bogor Barat

oleh -6 views
Foto: Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf saat di ruangan kerjanya.

KOTA BOGOR, Sabtu (01/06/2024) suaraindonesia-news.com – Terlambatnya pekerjaan pipanisasi sepanjang 700 Meter dengan diameter pipa 600 mm di Jalan Raya Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, disebabkan banyaknya bebatuan saat pengeboran, selain itu adanya pipanisasi perumda air minum Tirta Kahuripan disekitar tempat pengeboran, sehingga saat pengeboran harus hati hati, demikian disampaikan pelaksana pekerjaan pipanisasi dari CV Rizky, Saepul.

Menurut Saepul, karena pengerjaan pipanisasi Perumda Tirta Pakuan ini dengan sistem boring, sehingga dibutuhkan kehati hatian saat pengeboran.

“Saat pengeboran kita harus hati hati, kita juga atur jarak sekitar satu meter dengan pipanisasi perumda air minum tirta kahuripan kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf menyampaikan, sebelum pelaksanaan pengerjaan pipanisasi yang dipercayakan kepada pihak ke tiga yaitu CV Rizky, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dilingkungan pekerjaan.

Baca Juga: Kick Off PPDB 2024 di Kota Bogor Sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas

“Sebelum pelaksanaan, kami sudah melakukan sosialisasi ke wilayah, baik itu RT, RW, Keluarga, Yonif 315 maupun kepada paguyuban paguyuban warga,” ujarnya.

Ardani Yusuf menuturkan, terjadinya keterlambatan pekerjaan dipicu oleh banyaknya bebatuan berukuran besar yang menghalangi saat melakukan pengeboran.

“Keterlambatan pekerjaan ini diakibatkan sistem boring sedalam 3 sampai 5 meteran ditemukan bebatuan berukuran besar. Ini salah satu yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan,” terangnya.

Ardani menyebut, pengerjaan pipanisasi di kecamatan Bogor Barat ini sangat dibutuhkan masyarakat kecamatan Bogor Barat, karena pada saat ini, di wilayah kecamatan Bogor Barat aliran air dari Perumda Tirta Pakuan belum 24 jam.

Ardani menjelaskan, pemasangan pipa dengan diameter 600 ini bukan tanpa alasan, karena kecamatan Bogor Barat sangat cepat perkembangannya, pertumbuhan penduduk dan tumbuhnya berbagai perumahan.

“Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk di kecamatan Bogor Barat, dari hasil analisa Perumda Tirta Pakuan jangka pendek dan jangka panjang, dibutuhkan pemasangan pipa baru agar pelayanan kepada masyarakat kota bogor khususnya kecamatan Bogor Barat bisa maksimal,” pungkasnya.

Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan