Hari Ke Dua, Dandim 0701/Banyumas Tetap Pantau Langsung Lokasi Bencana Di Sumpiuh Banyumas

oleh -77 views
Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf. Candra S.E.,M. I. pol. Memberikan Penjelasan Kepada Wartawan Di Lokasi Tanah Longsor.

BANYUMAS, Kami (19/11/2020) suaraindonesia-news.com – Bencana tanah longsor yang melanda Rumah warga di bukit grumbul Siganti Desa Banjarpanepen RT 02/01, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah memakan korban jiwa.

Kodim 0701/Banyumas mendapatkan laporan setidaknya ada empat warga yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat longsor. Sementara, satu warga belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. Rabu (18/11).

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf. Candra S.E., M.I.Pol., menyebut longsor yang memakan korban jiwa tersebut terjadi di dua desa dalam Kecamatan Sumpiuh yakni Desa Banjarpanepen dan Desa Bogangin.

“Di Desa Banjarpanepen dilaporkan 1 KK yakni Ibu dan dua anak meninggal dunia karena tertimbun runtuhan rumah akibat longsor sudah dapat ditemukan (17/11/2020). Sedangkan satu orang (yang hilang) Bapak Basuki, 55 tahun masih dalam pencarian,” terangnya.

Akibat bencana longsor tersebut beberapa rumah warga rusak berat karena tertimpa tanah longsor setelah diguyur hujan deras pada Selasa (17/11/2020) dini hari.

“Ada dua rumah rusak berat karena lokasinya dekat dengan tebing yang longsor. Tapi tidak ada korban jiwa. Empat KK telah dievakuasi dan telah diamankan dari lokasi kejadian,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, kata Dandim 0701/Banyumas sudah menerjunkan sejumlah personel bersama relawan, BPBD, Polri dan masyarakat setempat. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi agar bantuan logistik segera di droping untuk warga yang mengungsi serta rumah yang berada dilereng untuk di ungsikan.

Dandim 0701/Banyumas juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di lokasi bencana agar selalu waspada mengingat sudah memasuki musim hujan.

“Bahkan di sejumlah tempat yang sudah dilanda longsor dan banjir seperti Kemranjen, Rawalo, Banyumas dan sepanjang bantaran Sungai Serayu harus siaga bencana,” katanya.

Selain itu, masyarakat terus mencermati potensi hujan dan tanggul sungai untuk mengantisipasi bencana banjir atau longsor yang tak terduga.

Kodim 0701/Banyumas akan menyiagakan personil dan alat berat untuk mengantisipasi adanya bencana diwilayah Kabupaten Banyumas, Dandim menghimbau masyarakat selalu waspada dan bersikap proaktif untuk membantu melaporkan setiap adanya bencana yang ada di lingkungan sekitar supaya cepat mendapat penanganan cepat dari instansi terkait.

Letkol Inf. Candra S.E., M.I.Pol, menyampaikan apresiasi atas semangat kerja bakti atau gotong royong warga dan seluruh relawan. Menurutnya dalam kebersamaan penanganan bencana itu dapat menjadi upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat Banyumas guna mengatasi kesulitan rakyat.

Reporter : M. Abdullah S
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan