MAMUJU, Rabu (17/06) suaraindonesia-news.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026) pagi.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 11.27.44 WITA. Hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 1,04 Lintang Selatan (LS) dan 120,23 Bujur Timur (BT).
BMKG menyebutkan pusat gempa berada sekitar 42 kilometer arah tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer. Kedalaman tersebut tergolong dangkal sehingga guncangannya dirasakan di sejumlah wilayah sekitar pusat gempa.
Meski memiliki magnitudo yang cukup besar, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG yang dipantau di Jakarta.
Selain itu, sistem BMKG mencatat lokasi episenter gempa berada sekitar 1.591 kilometer dari kawasan Gunung Sahari Selatan, Jakarta.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan pengumpulan data di lapangan.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Palu dan sekitarnya, agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Sementara itu, BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat melalui saluran resmi yang tersedia.
Reporter: Amin
Editor: Qonita
Publisher: Eka






