exodus
BeritaEkonomiNewsPemerintahan

Gubernur Khofifah dan Bupati Kholilurrahman Hadiri Puncak Harkopnas ke-79 di Pamekasan, Dorong Koperasi Digital dan Profesional

×

Gubernur Khofifah dan Bupati Kholilurrahman Hadiri Puncak Harkopnas ke-79 di Pamekasan, Dorong Koperasi Digital dan Profesional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260721 172626
Foto: Gubernur Khofifah dan Bupati Kholilurrahman saat melakukan pemotongan Pita menuju Pasar Koprasi UMKM.

PAMEKASAN, Selasa (21/7) suaraindonesia-news.com – Kabupaten Pamekasan menjadi tuan rumah Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut juga digelar Pembukaan Koperasi Expo 2026 serta Pasar Koperasi-UMKM yang dihadiri Menteri Koperasi Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pamekasan sebagai lokasi penyelenggaraan puncak Harkopnas ke-79.

Pada kesempatan itu, Kholilurrahman juga memaparkan perkembangan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan.

“Dari target 180 titik KDKMP di Kabupaten Pamekasan, saat ini Alhamdulillah sudah terwujud 78 persen atau sebanyak 140 koperasi. Untuk 40 unit sisanya masih dalam tahap penyelesaian dan kami optimis selesai akhir bulan ini,” ujar Kholilurrahman.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Menurut Khofifah, pada triwulan I tahun 2026 pertumbuhan ekonomi Jawa Timur mencapai 5,96 persen, dengan sekitar 60 persen kontribusinya berasal dari sektor koperasi dan UMKM.

Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dinilai menunjukkan kinerja baik, di antaranya KDKMP Kabupaten Tuban yang mencatat nilai transaksi tertinggi secara nasional serta KDKMP Tukangkayu di Kabupaten Banyuwangi.

Khofifah mendorong seluruh pelaku koperasi untuk terus meningkatkan tata kelola organisasi agar lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Saya mendorong seluruh pelaku koperasi agar terus membenahi manajemen secara profesional dan modern. Adopsi ekosistem digital hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sekarang sudah menjadi kebutuhan,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga diserahkan penghargaan Jerbasuki Mawa Beya Emas kepada Bupati Tuban sebagai bentuk apresiasi atas aktifnya KDKMP serta tingginya nilai transaksi koperasi di wilayah tersebut.

Sebelum puncak peringatan Harkopnas, kegiatan diawali dengan temu bisnis yang berlangsung di Pendopo Ronggo Sukowati, Pamekasan.

Acara itu turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur Raden Fajar Wijanarko, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Sugeng Hardono, Direktur Pengawasan LPUK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jawa Timur Horas V. M. Tarihoran, Kepala Kantor Kementerian Agama Pamekasan Mawardi, perwakilan BUMN, BSI Wilayah 8 Surabaya, Regional CEO Bank Mandiri Region 8 Jawa Timur, serta tokoh masyarakat Madura H. Kholilur Umam atau H. Her.

Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Kabupaten Pamekasan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola koperasi yang lebih profesional, akuntabel, dan berdaya saing, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah Madura.

Tinggalkan Balasan