SUMENEP, Kamis (08/10) suaraindonesia-news.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep menggelar pertemuan evaluasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) bagi anak dan usia lanjut di Ballroom Hotel C1 Sumenep, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar Penanggung Jawab (Pj) CKG, Pj Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Pj program usia lanjut dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Sumenep.
Pertemuan evaluasi tersebut turut dihadiri Kepala Tim Kerja (Timker) Pelayanan Kesehatan Primer, Kepala Timker KIA, Kepala Timker ARU, Koordinator CKG Kabupaten, Pengelola Program Bayi Lahir, Pengelola Program Balita dan Anak Prasekolah (Apras), serta Pengelola Program Usia Lanjut.
Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., mengatakan, evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis, khususnya bagi kelompok anak dan usia lanjut.
Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk melihat pelaksanaan program sekaligus mendorong peningkatan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis pada kelompok sasaran.
“Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi pelaksanaan CKG kepada anak, mulai dari bayi, balita hingga anak prasekolah, serta kepada kelompok usia lanjut,” ujar drg. Ellya.
Ia menambahkan, peningkatan capaian pemeriksaan kesehatan gratis pada kedua kelompok sasaran tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program.
Selain membahas pelaksanaan CKG bagi anak, pertemuan juga diarahkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat usia lanjut.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yakni Afifah Andani, SKM, dan Annisa.
Pertemuan evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pengelola program di tingkat kabupaten dan Puskesmas, sekaligus mendukung peningkatan pelaksanaan serta capaian pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak dan usia lanjut di Kabupaten Sumenep.
Adapun tujuan kegiatan meliputi optimalisasi pelaksanaan CKG kepada anak, yang mencakup bayi, balita dan anak prasekolah, optimalisasi pelaksanaan CKG kepada usia lanjut, serta meningkatkan capaian CKG pada kelompok anak dan usia lanjut.












