BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Siap Menerima Kritik dan Saran, Berikut Ulasannya!

oleh -96 views
Foto: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Mahyuddin.

GUNUNGSITOLI, Selasa (13/12/2022) suaraindonesia-news.com – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gunungsitoli berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Nias. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Mahyuddin di ruang kerjanya.

“BPJS Kesehatan selalu berusaha dan berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan cara meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat khususnya kepulauan Nias. Hal ini kami lakukan dengan siap menerima masukan, kritik dan saran dari siapa saja pemangku kepentingan guna perbaikan BPJS Kesehatan ke depan, khususnya di pulau Nias,” kata Mahyuddin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (13/12).

Terkait berita yang viral di salah satu media sosial baru-baru ini, Mahyuddin menyampaikan, bahwa hal tersebut merupakan kesalahpahaman. Disampaikan, bahwa memang saat ini di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli dilakukan proses Accedere (ACC) atau persetujuan pengambilan kembali resep obat rujuk balik insulin bagi peserta Rujuk Balik.

Namun, sudah disiapkan petugas secara bergantian untuk melakukan ACC resep tersebut sehingga seharusnya tidak terdapat masalah ketika di lapangan.

“Kami sudah mendapat kabar terkait dengan adanya berita kekecewaan salah satu peserta karena diminta ke kantor untuk ACC resep obat insulin. Sebenarnya ini salah satu proses yang kami lakukan dan kami telah menyiapkan petugas untuk melayani setiap peserta yang datang sesuai dengan jam layanan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Adapun penyebab dilakukannya ACC resep insulin ini di kantor BPJS Kesehatan disampaikan kembali oleh Mahyuddin, karena hasil evaluasi Kedeputian Wilayah BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa penggunaan obat insulin di kepulauan Nias sangat tinggi melampaui penggunaan normal.

Sehingga, untuk memastikan obat tersebut sesuai penggunaannya, maka diberlakukan ACC resep obat insulin bagi peserta yang ingin mengambil kembali obat tersebut di apotik.

“Proses ACC resep obat insulin ini dilaksanakan sesuai dengan hasil evaluasi terhadap penggunaan obat insulin di kepulauan Nias yang berdasarkan data kami terlihat bahwa rata-rata penggunaan obat insulin jauh di atas penggunaan normal bahkan jika kita bandingkan dengan wilayah-wilayah lain di daerah Sumatera Utara ataupun Aceh,” tambahnya.

Sebelum menutup pembicaraan, Mahyuddin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta yang kurang nyaman dengan proses yang saat ini ada di kantor BPJS Kesehatan Gunungsitol.

Pihaknya juga mengaku akan mendengarkan semua masukan dari peserta dan stakeholder dan akan berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan.

“Terakhir saya secara pribadi dan mewakili BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gunungsitoli menyampaikan permohonan maaf kepada Peserta JKN yang merasa kurang nyaman dengan adanya prosedur ACC obat insulin ini dan kami siap melakukan evaluasi serta perbaikan pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan dimasa yang akan datang,” tandasnya.

Reporter : Topan
Editor : M Hendra E
Publisher : M Hendra E

Tinggalkan Balasan