Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang TSI Sumenep

Afdan Sakuron Bocah berusia 7 tahun tewas tenggelam di kolam renang Taman Wisata Tirta Sumekar Indah (TSI)

SUMENEP, Senin (10/6/2019) suaraindonesia-news.com – Afdan Sakuron Bocah berusia 7 tahun tewas tenggelam di kolam renang Taman Wisata Tirta Sumekar Indah (TSI) yang berlokasi di Desa/Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (10/6).

Peristiwa naas tersebut bermula saat kedua orang tua bocah yang berasal dari Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, tersebut sedang antri membeki tiket masuk.

Diketahui, korban tenggelam di kolam renang dewasa. Hal ini dikatakan saksi mata saat peristiwa terjadi.

Namun tak lama kemudian, anaknya dikabarkan tenggelam di kolam pemandian.

“Sayangnya, setelah si bocah dievakuasi, ternyata sudah tidak bernyawa,” kata salah satu pengunjung yang meminta namanya tidak disebut, Senin (10/6).

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak pihak pengelola.

Sementara Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Korban tenggelam dikolam dewasa dengan kedalaman 1.5 meter,” terang AKP Widiarti.

Lanjut AKP Widiarti, peristiwa berawal saat rombongan tiba di lokasi kemudian rombongan masuk untuk membeli tiket masuk, namun korban langsung masuk ke dalam tempat kolam renang dengan melepas baju dan langsung masuk ke kolam renang dewasa, sedangkan kedua orang tua dan keluarganya masih berada di seputaran tempat tiket masuk dan pada saat keluarga akan menuju lokasi tempat lain yang berada di TSI dari keluarga telah mencari salah satu anaknya (korban, red) tidak ada di tempat sehingga semua keluarga mencari keberadaan korban.

“Tak lama kemudian di ketemukan oleh pamannya yang bernama Amiroso, korban sudah dalam keadaan tenggelam di dasar kolam renang dewasa dan tidak sadarkan diri dan mulut berbusa,” imbuh Widiarti.

Selanjutnya anak dari pasangan Isa Lutfi dan Siti Sauidah itu di bawa ke Puskesmas Kecamatan Batuan untuk mendapatkan perawatan medis namun sudah tidak bisa tertolong.

“Saat ini korban telah di serahkan kepada keluarganya setelah mendapatkan perawatan medis dari dokter Puskesmas Kecamatan Batuan untuk di makamkan di rumah duka,” tukasnya.

Reporter : Halis/Am
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here