PAMEKASAN, Senin (20/07) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar pasar murah dan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di halaman Kantor Kecamatan Larangan, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Kegiatan itu dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta ribuan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Selain menyediakan berbagai komoditas pangan bersubsidi, kegiatan tersebut juga diramaikan bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan lokal. Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan dapat menjadi sarana promosi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, penyelenggaraan pasar murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta mempertahankan daya beli masyarakat.
“Pasar murah ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Dengan adanya program ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Kholilurrahman.
Menurutnya, meskipun potongan harga setiap komoditas berkisar antara Rp7.000 hingga Rp10.000, akumulasi penghematan yang diperoleh masyarakat akan cukup signifikan apabila membeli beberapa kebutuhan pokok sekaligus.
“Kalau dihitung per item memang selisihnya tidak terlalu besar. Tetapi ketika masyarakat membeli beberapa jenis barang sekaligus, total penghematannya lumayan signifikan. Ini tentu sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga,” jelasnya.
Kholilurrahman menambahkan, pengendalian inflasi merupakan upaya yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama para pemangku kepentingan secara rutin menggelar rapat koordinasi setiap bulan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok dan menyusun langkah-langkah pengendalian inflasi.
Ia juga mengajak dunia usaha dan para dermawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti pasar murah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kami berharap semakin banyak pihak yang memiliki kemampuan ekonomi untuk ikut serta membantu masyarakat. Jika hanya mengandalkan pemerintah, tentu geraknya akan terbatas. Dengan semangat kebersamaan, manfaatnya akan jauh lebih besar dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Melalui penyelenggaraan pasar murah dan bazar UMKM ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terus terjaga, laju inflasi terkendali, serta masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Di sisi lain, bazar UMKM diharapkan mampu memperluas pemasaran produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.












