exodus
BeritaNewsPemerintahan

Bareskrim Polri Lakukan Pemetaan Sumur Minyak Rakyat di Plantungan, Warga Sampaikan Aspirasi Lewat Spanduk

×

Bareskrim Polri Lakukan Pemetaan Sumur Minyak Rakyat di Plantungan, Warga Sampaikan Aspirasi Lewat Spanduk

Sebarkan artikel ini
IMG 20260729 204837
FOTO: Tim dari Bareskrim Mabes Polri, Polda Jateng, dan Polres Blora saat berada di titik sumur minyak rakyat di Desa Plantungan, Blora, Jawa Tengah.

BLORA, Rabu (29/07) suaraindonesia-news.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama tim gabungan melakukan kunjungan ke Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan melakukan pemetaan terhadap sumur minyak rakyat yang telah beroperasi di wilayah tersebut.

Rombongan dipimpin Kepala Bagian Kerja Sama Robinopsnal Bareskrim Polri, Kombes Pol. Bowo Gede Imantio, didampingi perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, PT Pertamina, serta personel Polda Jawa Tengah dan Polres Blora. Dalam kegiatan tersebut, tidak tampak perwakilan Pemerintah Kabupaten Blora.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menginstruksikan jajaran kepolisian di daerah untuk melakukan pemetaan dan pengambilan dokumentasi secara acak (sampling) terhadap sejumlah titik sumur minyak rakyat. Proses pemetaan berlangsung sekitar satu jam dengan pembagian wilayah kerja guna menghimpun data yang selanjutnya akan dilaporkan kepada Mabes Polri.

Usai kegiatan peninjauan, Kombes Pol. Bowo Gede Imantio tidak memberikan keterangan kepada awak media. Ia menyampaikan bahwa penyampaian informasi kepada pers bukan menjadi kewenangannya.

Namun, saat memberikan sambutan di Balai Desa Plantungan, Bowo menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi di lapangan dari aspek hukum sekaligus mengumpulkan data riil mengenai aktivitas sumur minyak rakyat.

“Jadi saat Pertamina membuat gambaran tentang peningkatan minyak yang ada, kami tim lengkap ke sini untuk melihat keadaan yang ada,” ujarnya.

Menurut Bowo, Desa Plantungan saat ini mampu memproduksi minyak sekitar 25 ribu liter per hari yang selanjutnya dikirim ke Pertamina. Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi minyak nasional.

“Kita berharap, kita bisa ikuti regulasi dan kita benahi pelan-pelan, sehingga tidak terjadi risiko hukum di kemudian hari. Tujuannya agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.

Di sisi lain, kunjungan tim gabungan diwarnai penyampaian aspirasi masyarakat. Sejumlah warga Desa Plantungan memasang spanduk dan banner di depan Balai Desa maupun di pintu masuk desa yang berisi dukungan terhadap keberlangsungan sumur minyak rakyat.

Beberapa tulisan yang terpampang di antaranya bertuliskan “Pertahankan Aset Desa Kami”, “1.240 Titik Sumur Minyak Masyarakat Desa Plantungan”, “Untuk Ketahanan Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional”, serta sejumlah pesan lain yang mencerminkan harapan masyarakat agar aktivitas sumur minyak rakyat tetap mendapat perhatian dalam penyusunan kebijakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Blora terkait kegiatan pemetaan maupun aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Plantungan.

Tinggalkan Balasan