Akses Informasi Pertanian Mudahkan Pemerintah Laksanakan Program

oleh -43 Dilihat

Akses Informasi Pertanian Mudahkan Pemerintah Laksanakan Program

Sumenep, Suaraindonesia-news.com – Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep pada tahun 2012 lalu telah melakukan Sertifikasi terhadap sejumlah Kelompok Tani di Kabupaten Sumenep, sehingga diharapkan melalui sertifikasi kelompok tani tersebut dapat lebih mudah Pemerintah dalam melaksanakan program-program yang berkaitan dengan kelompok tani.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Haryanto, M.Si beberapa waktu lalu. Pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan instansi terkait seperti Dinas Peternakan dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, yang selama ini banyak melaksanakan program bantuan kepada kelompok tani.

“Melalui sertifikasi kelompok tani nantinya dapat mengamankan program bantuan modal yang di gulirkan untuk kembali masuk ke Kas Daerah, dan pinjaman tersebut dapat diguirkan kembali kepada kelompok tani yang membutuhkan,”ujarnya.

Terbukti dengan, sertifikasi kelompok tani tersebut mendapat respon dari kelompok tani, dan banyak kelompok tani yang memiliki tunggakan bantuan kelompok usaha tani sejak tahun 2008-2011 bertahap melunasinya.

Sebab, untuk mendapat sertifikat kelompok tani, harus betul-betul bersi bersih dari tunggakan penguatan muda usaha pertanian, memiliki lumbung pangan dan sebagainya. Bahkan, dari jumlah kelompok tani sebanyak 5.174 yang memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis lainnya sebanyak 3.278 kelompok tani.

“Dengan sertifikasi kelompok tani tersebut juga akan lebih mudah memberikan pelayanan dan konsultasi pertanian maupun pelaksanaan teknologi tepat guna dari sejumlah instansi terkait,”tambahnya.

Disamping itu, program unggulan yang akan dilaksanakan tahun ini, dengan program swasembada padi untuk mendukung program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) tahun 2013-2014 yang menargetkan program swasembada padi untuk mencapai target produksi sebanyak 14 juta ton.

Yang salah satu yang dilakukan dalam program tersebut dengan melaksanakan bantuan benih unggul, pemberian pupuk organik dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur irigasi. Yakni, dengan memprioritaskan jaringan irigasi tingkat Desa dan jaringan irigasi tingkat usaha tani.

Disamping itu juga dilaksanakan optimalisasi lahan untuk tanaman jagung, sehingga dengan optimalisasi lahan tersebut akan ada peningkatan produktifitas jagung, sebagai penyangga ketahanan pangan di Indonesia. Termasuk pula program cetak lahan baru yang akan dilaksanakan di Kecamatan Arjasa nantinya bisa direalisasikan tahun 2013 ini.

Bambang mengaku sangat bersyukur, dengan program yang ada untuk tahun ini, juga ada peningkatan anggaran dari pusat. Karena itu, pihaknya berharap para petani dan kelompok tani yang ada di Sumenep dapat melaksanakan program pertanian dengan mengakses melalui Pusat Informasi Program Pertnian (PIPP) yang sudah dilakukan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim ,M.Si beberapa waktu lalu.

Diakui pula, pasca dibukanya PIPP di Kantornya, respon petani, masyarakat umum maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sangat proaktif. Kedatangan mereka dalam rangka konsultasi terkait teknologi pertanian dan semacamnya.

“Bahkan, banyak pula yang telah mengakses informasi pertanian melalui akses website yang telah disediakan, dan tinggal diakses melalui internet di rumah masing-masing,”tambahnya.

Reporter : ren

Tinggalkan Balasan