exodus
BeritaNewsPemerintahanPeristiwa

Diguyur Hujan Deras, Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kaltim di BSCC Dome Berlangsung Khidmat

×

Diguyur Hujan Deras, Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kaltim di BSCC Dome Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260701 162956
Foto: Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Halaman BSCC Dome Balikpapan.

BALIKPAPAN, Rabu (1/7) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan penuh khidmat di Halaman Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan.

Meski di tengah guyuran hujan, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro yang memimpin langsung jalannya upacara tetap teguh berdiri bersama seluruh personel menyelesaikan seluruh rangkaian hingga selesai dalam kondisi basah kuyup.

Upacara yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, seluruh Pejabat Utama TNI – Polri, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan unsur Forkopimda Kaltim dan Balikpapan.

Selain itu, turut hadir sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Organisasi Kemasayarakan (Ormas) daerah dan nasional, serta peserta upacara yang terdiri dari TNI – Polri dan instansi terkait.

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk refleksi dan evaluasi kinerja. Apalagi, peringatan tahun ini bertepatan pasca-disahkannya Undang-Undang Polri Nomor 5 Tahun 2026 yang menjadi landasan besar pembenahan internal.

“Sesuai instruksi Bapak Presiden RI, Polda Kaltim wajib mempedomani lima poin utama, yaitu memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalitas lewat teknologi, memperkuat kapasitas SDM di era digital, meningkatkan fleksibilitas berbasis data, serta menguatkan legitimasi dan kepercayaan publik secara humanis,” ujar Endar.

Mengingat posisi strategis Kalimantan Timur sebagai beranda Ibu Kota Nusantara (IKN), Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak secara prediktif dan adaptif, bukan lagi reaktif.

Ia menekankan tiga program prioritas utama yang harus dikawal ketat, yakni ketahanan pangan, dengan memastikan stabilitas, distribusi, dan keamanan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta program swasembada pangan.

Kemudian, pemberantasan kejahatan moral, dengan memerangi tanpa kompromi kejahatan narkoba, penyelundupan, dan judi online yang merugikan negara.

Berikutnya, pengamanan proyek strategis, dengan menjamin keamanan penuh pada pembangunan IKN, kawasan industri, hilirisasi, dan ladang energi di Kaltim.

“Mari kita tanamkan bahwa tugas pokok kita bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi menjaga kepercayaan masyarakat. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah dan pelayanan sebagai kehormatan,” tegasnya.

Pada momen bersejarah ini, Polda Kaltim juga menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga personel atas dedikasi luar biasa mereka, yakni Kompol Ahmad Supriadi, (Ps. Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim), AKP Agus Salim (Kanit Unit 3 Sat PJR Ditlantas Polda Kaltim), dan Aipda I Nyoman Gede Suraga (Bamin Ps. Pamin Subbagrenmin Satbrimob Polda Kaltim).

Usai upacara, suasana BSCC Dome yang dingin akibat hujan langsung berubah semarak lewat penampilan seni budaya Tari Tiga Pilar. Tarian ini memukau para hadirin dengan menampilkan harmoni budaya pedalaman, budaya pesisir, dan budaya Kesultanan Kutai.

Acara kemudian ditutup dengan atraksi memukau Kolone Senapan oleh personel Polda Kaltim dan Satbrimob yang menampilkan kedisiplinan dan kekompakan tinggi khas insan Bhayangkara.