SUMENEP, Sabtu (25/7) suaraindonesia-news.com – Solidaritas sosial kembali ditunjukkan Paguyuban Pemuda Kangean dengan memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum Moh. Khairul Khalqi (20), warga Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.
Ketua Paguyuban Pemuda Kangean, Adi Sugianto, bersama sejumlah anggota terlibat langsung dalam proses penanganan jenazah. Mereka membantu mulai dari pengurusan pemandian jenazah, persiapan pemulangan, hingga pengawalan keberangkatan melalui jalur laut menuju Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken.
Menurut Adi, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat kepulauan yang kerap menghadapi kendala administrasi dan logistik ketika harus memulangkan anggota keluarga yang meninggal dunia dari wilayah daratan.
Ia menegaskan, kehadiran Paguyuban Pemuda Kangean tidak hanya sebagai wadah kebersamaan, tetapi juga sebagai organisasi yang berupaya memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat maupun saat terjadi musibah.
“Kami ingin memastikan warga Kangean dan sekitarnya yang mengalami musibah tetap mendapat pendampingan dan bantuan, khususnya dalam proses pemulangan jenazah agar berjalan lancar dan manusiawi,” ujar Adi Sugianto.
Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum, Abdul Ghofur, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh Paguyuban Pemuda Kangean selama proses pemulangan jenazah.
“Kami atas nama keluarga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Paguyuban Pemuda Kangean,” katanya.
Menurutnya, bagi masyarakat kepulauan, khususnya wilayah Sapeken, keberadaan komunitas sosial seperti Paguyuban Pemuda Kangean memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang menghadapi berbagai keterbatasan akses dan panjangnya proses pelayanan.
Keluarga menilai, bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan di tengah duka yang mereka alami.












