exodus
BeritaKesehatanNewsPemerintahan

Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Posyandu, DKP2KB Sumenep Lakukan Supervisi Fasilitatif

×

Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Posyandu, DKP2KB Sumenep Lakukan Supervisi Fasilitatif

Sebarkan artikel ini
IMG 20261006 112323
Foto: DKP2KB Kabupaten Sumenep melalui Tim Promosi Kesehatan (Promkes) saat kegiatan supervisi fasilitatif pembudayaan hidup bersih dan sehat di Posyandu Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Kamis (1/10/2026).

SUMENEP, Rabu (07/10) suaraindonesia-news.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui Tim Promosi Kesehatan (Promkes) melaksanakan supervisi fasilitatif pembudayaan hidup bersih dan sehat di Posyandu Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menyasar kader Posyandu dari empat pos, aparat desa, bidan desa, serta perawat desa. Supervisi fasilitatif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan melalui bimbingan, dukungan, dan komunikasi dua arah yang konstruktif.

Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., mengatakan, supervisi fasilitatif tidak hanya diarahkan untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan dukungan kepada kader agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Tujuan utama supervisi fasilitatif adalah meningkatkan mutu pelayanan melalui bimbingan, dukungan, dan komunikasi dua arah yang konstruktif. Pendekatan ini bukan sekadar mencari kesalahan, tetapi juga memberdayakan kader agar dapat bekerja sesuai standar yang ditetapkan,” ujar drg. Ellya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional, meningkatkan kualitas hasil kerja kader di lapangan, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan teknis secara bersama-sama.

Selain itu, supervisi menjadi sarana pembinaan dan dukungan melalui pemberian bimbingan serta pelatihan secara berkelanjutan. Komunikasi dua arah juga terus dibangun agar kader dapat menyampaikan kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Supervisi fasilitatif diharapkan dapat mengubah pola pengawasan yang kaku menjadi dukungan yang positif, sehingga kader mendapatkan ruang untuk berkomunikasi, menyampaikan kendala, dan bersama-sama mencari solusi,” jelasnya.

Dalam aspek administrasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan serta mengevaluasi berbagai hambatan kerja secara berkala. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk mengoptimalkan fungsi fasilitas kesehatan atau unit kerja yang terkait dengan pelayanan Posyandu.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan supervisi fasilitatif diisi dengan sejumlah agenda, yakni edukasi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disampaikan Nurul Kamaria, edukasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Yuli Mahendra, serta bimbingan teknis bagi kader yang disampaikan Ahmad Nawakil.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Promkes Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep.

Melalui supervisi fasilitatif tersebut, DKP2KB Kabupaten Sumenep mendorong penguatan kapasitas kader, perbaikan administrasi, serta peningkatan mutu pelayanan Posyandu agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan