Transformasi Kepemimpinan Perempuan di Desa, Begini Kata Ketua Kopri PMII Sumenep

oleh -74 views
Foto: Ketua Kopri PMII Sumenep, Amiqatul Amalia.

SUMENEP, Sabtu (29/6) suaraindonesia-news.com – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII) Sumenep memberikan respon positif terhadap peningkatan jumlah perempuan yang menjadi Kepala Desa (Kades).

Dalam keputusan terbaru, beberapa perempuan telah menerima SK Perpanjangan untuk melanjutkan masa jabatan mereka.

Dari seluruh kepala desa di Sumenep, 10 persen di antaranya adalah perempuan. Hal ini tidak hanya memenuhi kuota perempuan di ranah publik, tetapi juga membuka peluang besar untuk pemberdayaan perempuan di desa.

Ketua Kopri PMII Sumenep, Amiqatul Amalia, menyatakan bahwa perempuan sebagai Kades diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pemberdayaan perempuan di desa-desa.

“Kehadiran perempuan sebagai kepala desa sangat penting untuk memberikan trobosan-trobosan baru dalam menangani persoalan yang berkaitan dengan perempuan, terutama ibu dan anak,” kata Amiqatul. Sabtu, 29 Juni 2024.

Amiqatul menekankan bahwa langkah ini tidak boleh berhenti sebagai wacana. Perlu adanya evaluasi berkala untuk memastikan bahwa kebutuhan dalam pencegahan kekerasan dan kesejahteraan perempuan dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga: Bank BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Menabung Lewat Program “Kejar”

“Kami berharap para kepala desa perempuan dapat memberikan bukti nyata melalui program-program yang mereka jalankan di masing-masing desa. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan dampak positif,” tambahnya.

Kopri PMII Sumenep juga mengharapkan kontribusi aktif dari para pemimpin perempuan dalam menciptakan lingkungan yang memberdayakan bagi perempuan desa.

Menurut Amiqatul, perempuan yang berdaya akan mampu membawa perubahan positif tidak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga bagi komunitas mereka.

“Dengan adanya pemimpin perempuan di tingkat desa, diharapkan dapat tercipta kebijakan yang lebih sensitif gender dan mendukung pengembangan potensi perempuan di desa,” jelasnya.

Peningkatan jumlah perempuan dalam posisi kepemimpinan di desa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk lebih berpartisipasi dalam kehidupan publik dan politik.

Baca Juga: Bayi Dibuang Dirawat dengan Baik di RSUD Moh Anwar, Kini Diambil Dinas Sosial Jawa Timur

Kopri PMII Sumenep berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal keberlanjutan program-program pemberdayaan perempuan yang digagas oleh para kepala desa perempuan tersebut.

“Peran perempuan dalam kepemimpinan desa adalah langkah maju yang sangat kami apresiasi. Kami akan terus mendampingi dan memberikan dukungan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi perempuan dan anak di desa-desa,” tutup Amiqatul.

Diharapkan akan terbentuk jaringan pemimpin perempuan yang solid dan mampu saling mendukung dalam menciptakan desa yang lebih inklusif, aman, dan sejahtera bagi semua warganya.

Kopri PMII Sumenep siap menjadi mitra strategis dalam upaya ini, memastikan setiap perempuan di desa dapat berdaya dan berkontribusi aktif dalam pembangunan desa.

“Kami siap mendistribusikan kader-kader Kopri untuk membangun desa,” pungkasnya.

Reporter: M. Ali
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan