exodus
Berita UtamaNasionalNewsOlahraga

Besok! Ratusan Crosser Papan Atas Siap Unjuk Kekuatan di Sirkuit BMC Karang Joang Balikpapan

×

Besok! Ratusan Crosser Papan Atas Siap Unjuk Kekuatan di Sirkuit BMC Karang Joang Balikpapan

Sebarkan artikel ini
IMG 20261002 203253
Foto: Ketua penyelenggara kejurnas motocross GTX sekaligus Ketua HDCI Kota Balikpapan, H. Ahmad Rustam (kacamata), Ketua IMI Kota Balikpapan I Gusti Lanang Wiweka (dua dari kanan) dan pengawas perlombaan (Stewart) dari IMI pusat, Ariono (kanan) saat konferensi pers di Sirkuit BMC Karang Joang, Balikpapan Utara, Jum'at, (2/10).

​BALIKPAPAN, Jum’at (2/10) suaraindonesia-news.com – Deru mesin dan adu kecepatan siap memanaskan Sirkuit BMC Kilometer (Km) 11 Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, akhir pekan ini.

Gelaran bertajuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack (GTX) Motocross Seri Ke-3 Regional IV Kalimantan ini bakal menyuguhkan aksi-aksi spektakuler dari ratusan starter lintas provinsi pada 3 – 4 Oktober 2026.

​Ajang bergengsi ini digagas oleh Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Kota Balikpapan, klub Samurai MX Kaltim, serta Kodam VI/Mulawarman.

Selain menjadi panggung adu tangkas para rider, kejuaraan nasional ini diselenggarakan khusus untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2026 mendatang.

​Ketua HDCI Kota Balikpapan sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, H. Ahmad Rustam, mengonfirmasi bahwa animo peserta sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka.

Hingga Jumat, 2 Oktober 2026 tercatat puluhan pembalap top telah mengamankan slot pertandingan.

​”Data update per Jumat hari ini, sudah ada sekitar 80 pembalap resmi yang mendaftar dari Regional IV Kalimantan. Dari total pembalap tersebut, terakumulasi sekitar 300 starter yang siap turun di berbagai kelas,” ujar H. Ahmad Rustam dalam konferensi pers yang digelar langsung di area Sirkuit BMC Km 11, Karang Joang, Jumat, (2/10) sore.

​Para peserta tidak hanya datang dari lima provinsi se-Kalimantan, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat, melainkan juga menjangkau daerah di luar Pulau Borneo.

​Pengawas perlombaan atau Stewart dari Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI), Ariono, menjelaskan bahwa pihak panitia sengaja menyediakan kategori khusus untuk menampung talenta nasional.

​”Selain 7 kelas wajib yang diperuntukkan bagi pembalap regional Kalimantan, kami juga membuka Kelas Open. Lewat kelas ini, para pembalap papan atas dari Jawa, Bali, hingga Sumatera turut ambil bagian. Ini tentu meningkatkan kualitas persaingan dan gengsi kejuaraan,” ungkap Ariono.

​Sementara itu, Ketua IMI Kota Balikpapan, I Gusti Lanang Wiweka, menguraikan struktur perlombaan serta apresiasi yang disiapkan bagi para pemenang.

​Secara keseluruhan, kejuaraan ini memperlombakan 7 kelas utama, dan 12 Sporting Class atau kelas pendukung.

​Setiap kelas akan memperebutkan posisi juara satu hingga lima. Sebagai bentuk motivasi tertinggi, panitia menyediakan grand prize berupa 4 unit sepeda motor.

​”Hadiah utama empat unit sepeda motor, dua unit untuk pemenang di kategori kelas utama, dan dua unit lagi untuk pemenang di kategori Sporting Class,” jelas I Gusti Lanang Wiweka.

​Tak sekadar menyajikan tontonan balap ekstrem, ajang Kejurnas ini dikemas sebagai hiburan rakyat yang inklusif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat Kota Balikpapan dan sekitarnya.

​Panitia memastikan bahwa akses masuk sirkuit gratis untuk seluruh masyarakat.

​Selain itu, pada puncak acara Minggu, 4 Oktober 2026, Kodam VI/Mulawarman akan menyelenggarakan aksi bakti sosial, berupa penyaluran sekitar 100 paket sembako bagi warga yang membutuhkan.

​Dilokasi sirkuit, Kodam VI Mulawarman juga akan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar maupun pengunjung.

Puluhan pelaku UMKM lokal juga dilibatkan di sekitar area sirkuit untuk memutar roda perekonomian warga.

​”Kami mengundang seluruh warga Balikpapan untuk hadir meramaikan. Harapan kita, acara ini sukses dan bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan di Kota Balikpapan,” pungkas Ahmad Rustam.

Tinggalkan Balasan