exodus
BeritaNewsPemerintahanPendidikan

Komisi C DPRD Blora Sidak Proyek Sekolah Rakyat Cepu, Tekankan Kualitas dan Kesesuaian Kontrak

×

Komisi C DPRD Blora Sidak Proyek Sekolah Rakyat Cepu, Tekankan Kualitas dan Kesesuaian Kontrak

Sebarkan artikel ini
IMG 20260923 182756
Foto: Komisi C DPRD Blora, sidak di proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Cepu, Blora.

BLORA, Rabu (23/09) suaraindonesia-news.com – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Rabu (23/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana anggaran, spesifikasi kontrak, serta standar mutu pekerjaan yang telah ditetapkan.

Ketua Komisi C DPRD Blora, M. Mukhlisin, S.E., mengatakan kehadiran pihaknya bertujuan mencocokkan pelaksanaan pekerjaan fisik dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), sekaligus mengantisipasi potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Adanya kita ke sini ingin mencocokkan progres dan kualitas sesuai RAB-nya, apakah ada penyimpangan atau tidak, termasuk ada ilegal atau tidak,” ujar Mukhlisin di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan pemantauan sementara di lokasi, Mukhlisin menilai kondisi pekerjaan masih berjalan dengan baik. Meski demikian, pihaknya tetap meminta laporan pengawasan secara lengkap dari pihak pengawas proyek sebagai bahan evaluasi lanjutan.

Ia memaparkan, progres pekerjaan hingga pekan ini telah mencapai sekitar 42 persen. Meskipun terdapat deviasi sekitar satu persen, angka tersebut dinilai masih dalam batas wajar selama penyelesaian proyek tetap mengacu pada target kontrak yang telah disepakati.

“Walaupun progres sudah sesuai, meskipun ada deviasi satu persen masih wajar lah. Nanti kita tunggu sampai masa akhir kontrak, termasuk kualitas harus terjaga,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama kontraktor pelaksana proyek, Nandhif, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, khususnya untuk menghadapi kendala cuaca di lapangan.

“Untuk mengantisipasi cuaca kita pakai bahan kualitas bagus, hingga hal buruk apa pun yang terjadi kita tetap menjalankan progres,” jelas Nandhif.

Ia juga memastikan kesiapan pihaknya untuk menambah armada jika diperlukan guna mengoptimalkan pencapaian target pembangunan.

Terkait material yang digunakan, pihaknya menyebut pasokan berasal dari wilayah Todanan serta tambahan dari Tuban. Material tersebut, menurut Nandhif, dipastikan telah memiliki perizinan resmi.

Ke depan, DPRD Kabupaten Blora akan terus memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut hingga masa kontrak berakhir. Pengawasan akan menitikberatkan pada ketepatan progres pekerjaan serta kualitas hasil pembangunan.

Dengan pengawasan tersebut, DPRD berharap pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai dengan ketentuan kontrak, baik dari sisi waktu pengerjaan maupun kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

Tinggalkan Balasan