Pembangunan Gedung SMALB Kota Pasuruan Senilai 1 M lebih Diduga Tak Sesuai Spek

oleh -128 views
Foto: Proses pembangunan Gedung SMALB Kota Pasuruan Senilai 1 Miliar.

PASURUAN, Rabu (25/10/2023) suaraindonesia-news.com – Proyek pembangunan gedung di SMALB Kota Pasuruan, Jawa Timur mendapat sorotan publik, pasalnya, dana miliar yang bersumber dari Dana alokasi khusus (DAK) Propinsi Jawa Timur tersebut diduga tidak sesuai spek.

Abdul Muin, ketua LSM Penjara Pasuruan saat ditemui di lokasi proyek menyesalkan pengerjaan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut karena terkesan tanpa adanya pengawasan dan pendampingan dari satuan kerja dinas terkait.

“Proyek besar milik Dinas Propinsi tidak tampak papan informasi dan kantor direksi keet nya, seharusnya ada konsultan pengawas baik dari dinas ataupun pihak sekolah SMALB ini yang bisa memberikan penjelasan pada publik tentang pelaksanaan proyek, hal itu kan merupakan kewajiban penyelenggara layanan publik,” Ungkap Muin.

Senada dengan Holilul Rohman salah satu pegiat pendidikan, ia mengungkapkan, engecoran diduga tidak sesuai spesifikasi teknik bangunan, hal ini terlihat dari kondisi cor yang berongga dan tampak besi baloknya.

Baca Juga: Diduga Jurtul Togel, Seorang Wanita Diamankan Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang

“Malah ada yang terlihat menggunakan besi lama yang terlihat berkarat,” Ungkap Rohman usai melihat pembangunan gedung.

Dari hasil pemantauan di lapangan, lanjut Rohman, selain tidak dipasang papan informasi juga terlihat para pekerja tidak ada yang memakai APD, yakni keamanan dan keselamatan kerja (K3).

“Parahnya lagi, proses pembangunan tidak menggunakan molen, serta penggunaan campuran pasir, semenya hanya dilakukan secara manual, tanpa ada takaran husus,” tukas Rohman.

Di lokasi proyek, salah satu penanggung jawab pekerjaan, Hasim ketika dikonfirmasi media ini soal sumber anggaran menyatakan tidak banyak tahu, ia hanya menyampaikan proyek dari Provinsi.

“Ini dari Provinsi dan pihak sekolah yang garap, bukan CV atau PT,” ujarnya singkat.

Sementara Jumadin selaku Kepala Sekolah SMALB saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa proyek yang dilaksakan merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Timur.

“Itu bukan dana hibah, akan tetapi dana DAK dari Provinsi yang di kerjakan oleh komite sekolah yang diketuai ibu Dwi Setiyowati,” ungkap Jumadin. Jumat (20/10/2023).

Reporter: Kholilul Rahman
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan