Pantau Sengketa Lahan Warga, Lurah Gladak Anyar: Ini Harus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

oleh -84 views
Lurah Gladak Anyar ketika memantau Lahan Warga sengketa tanah antar warga di RT 002/RW 004 Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan.

PAMEKASAN, Rabu (17/06/2020) suaraindonesia-news.com – Konflik sengketa tanah antar warga di RT002/RW004 Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, mendapatkan atensi dari Lurah Bagus Irawan.

Bagus Irawan menuturkan kehadirannya dalam rangka mendamaikan dua kubu yang telah lama bersengketa perihal lahan serta batas tanah yang diduga diserobot dan melanggar batas tanah sesuai akta tanah yang dimiliki.

“Kehadiran kami untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai dan kekeluargaan agar bisa selesai,” terang Irawan. Selasa (16/6/20) kemarin.

“Mari kita selesaikan urusan masalah ini dengan kepala dingin sesuai dengan aturan petunjuk yang ada dan sertifikat masing-masing tentang penentuan batas sesuai dengan patok yang ada dan disitu ada tugu-tugu bangunan yang sudah tercantum di sertifikat akte tanah dan diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kasus tersebut bermula saat dua oknum di Madura, H Mostofa dan H Said yang diduga melakukan penyerobotan tanah dengan membuang batas tanah serta bangunan rumah yang berada di tanah milik Sujak Lukman.

“Bahkan, sebelum Lurah Bagus Irawan sempat dipanggil oleh Lurah Gladak Anyar Lutfi dalam rangka mempertanggung jawabkan perbuatannya dan untuk di klarifikasi guna memperjelas kasus secara bersama, tapi tidak berani hadir,” tutur Sujak.

Untuk diketahui, soal sengketa lahan itu juga berujung pada perbuatan tidak menyenangkan berupa hinaan kepada profesi Sujak Lukman sebagai salah satu wartawan Pamekasan.

Hal itu diakui Sujak kepada awak media. Ia bahkan meminta agar ada pengukuran ulang terkait kasus sengketa lahan. Sehingga persoalan tersebut bisa terselesaikan.

“Kami hanya minta pengukuran ulang saja, tidak lebih, agar sama sama tahu dimana batas-batas tanah yang telah diserobot,” sambungnya.

Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *