exodus
BeritaNewsPemerintahanPendidikan

Pemkot Bogor Luncurkan NAKULA, Perkuat Perencanaan Pendidikan Berbasis Data

×

Pemkot Bogor Luncurkan NAKULA, Perkuat Perencanaan Pendidikan Berbasis Data

Sebarkan artikel ini
IMG 20261029 212042
Foto: Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi saat peluncuran NAKULA.

KOTA BOGOR, Kamis (29/10) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meluncurkan aplikasi Navigasi Komprehensif untuk Layanan Analisis Pendidikan (NAKULA) guna mendukung pengelolaan dan perencanaan pendidikan berbasis data. Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai informasi pendidikan dalam satu platform agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan pengambilan kebijakan.

Peluncuran NAKULA dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor.

NAKULA dilengkapi fitur analisis berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu memetakan kebutuhan pendidikan di Kota Bogor. Data yang dikelola meliputi profil peserta didik, tenaga pendidik, serta kondisi sarana dan prasarana sekolah.

Selain mendukung perencanaan pendidikan, aplikasi tersebut dirancang untuk menunjang penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) serta program Jaga Teman, yang berkaitan dengan upaya pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

Dalam arahannya, Denny Mulyadi mengapresiasi pengembangan NAKULA oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital perlu diikuti pemeliharaan sistem dan pembaruan data secara berkala agar informasi yang tersedia tetap relevan untuk mendukung pengambilan keputusan.

“Aplikasi-aplikasi yang dibuat itu jangan ditinggalkan, terus dipelihara, terus di-update, terutama data, sehingga informasi yang dibutuhkan pimpinan sudah update dan real-time,” ujar Denny.

Ia juga mendorong integrasi NAKULA dengan aplikasi lain di lingkungan Pemkot Bogor. Menurutnya, integrasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi dan mengurangi penginputan data yang sama secara berulang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, menjelaskan bahwa NAKULA tidak hanya berfungsi sebagai platform penghimpun data, tetapi juga menyediakan fitur analisis untuk membantu pemantauan kondisi sekolah, profil dan kinerja guru serta kepala sekolah, hingga kondisi peserta didik.

Menurut Herry, pemanfaatan data tersebut diharapkan membantu satuan pendidikan mengidentifikasi kebutuhan dan menentukan langkah perbaikan yang sesuai. Dengan demikian, perencanaan program dapat lebih terarah dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi peserta didik.

“Harapan saya, guru BK dan kepala sekolah bisa memanfaatkan aplikasi ini semaksimal mungkin untuk menciptakan sekolah yang benar-benar nyaman dan aman buat anak,” ungkap Herry.

Herry berharap NAKULA dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta. Data yang tersedia diharapkan menjadi salah satu dasar untuk menyusun perencanaan, mengevaluasi pelaksanaan program, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kota Bogor.

Keberlanjutan pemanfaatan NAKULA akan bergantung pada pembaruan dan keakuratan data, kesiapan pengguna, serta pengelolaan sistem secara konsisten. Perlindungan data pribadi peserta didik dan tenaga pendidik juga perlu menjadi perhatian dalam penerapan platform digital di sektor pendidikan.

Tinggalkan Balasan