exodus
BeritaNewsPemerintahan

Kukuhkan Tiga Forum Periode 2026-2031, Dedie Rachim Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan di Kota Bogor

×

Kukuhkan Tiga Forum Periode 2026-2031, Dedie Rachim Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan di Kota Bogor

Sebarkan artikel ini
IMG 20261104 212257
Foto: Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bogor periode 2026-2031.

KOTA BOGOR, Rabu (04/11) suaraindonesia-news.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bogor periode 2026-2031. Pengukuhan berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (04/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim berpesan agar para pengurus forum yang baru dikukuhkan dapat berperan aktif menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana aman dan kondusif di tengah keberagaman masyarakat Kota Bogor.

Ia menyebut para pengurus forum merupakan tokoh masyarakat yang diharapkan mampu menjadi panutan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.

Menurut Dedie, perbedaan latar belakang bukan menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan mendukung kemajuan daerah.

“Sebagai tokoh Kota Bogor, Bapak ibu harus berkontribusi menjaga kondusivitas, menyampaikan pikiran dan pandangannya untuk kebaikan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi dinamika yang ada. Kemajuan harus diraih bersama, komunikasi dan silaturahmi harus kita kuatkan,” ucap Dedie Rachim.

Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah tersebut. Dedie berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan baik karena menjaga kerukunan dan kondusivitas merupakan tanggung jawab bersama.

Lebih lanjut, Dedie menuturkan bahwa Kota Bogor memiliki karakteristik tersendiri dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

Menurutnya, sikap saling menghargai dan menghormati yang telah terbangun sejak lama menjadi modal penting dalam menjaga hubungan antarkelompok masyarakat. Nilai-nilai tersebut perlu terus dipelihara agar tidak tergerus oleh perubahan zaman maupun kepentingan tertentu.

Ia menambahkan, kebersamaan yang selama ini terjalin dilandasi nilai-nilai luhur untuk menjadikan Kota Bogor sebagai ruang bersama bagi seluruh masyarakat dalam hidup berdampingan, saling menghormati, serta berkontribusi membangun daerah.

“Semua harus hidup rukun berdampingan, harus mau saling bersilaturahmi. Dan Kota Bogor istimewa, hampir semua perwakilan tokoh agama bukan hanya secara formal ada di organisasi, tetapi sudah menjadi sahabat dan betul-betul menjadi keluarga besar Kota Bogor,” ucapnya.

Dedie menjelaskan, modal sosial berupa kebersamaan dan komunikasi antarelemen masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan maupun tantangan yang muncul di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui dialog yang positif dan terbuka, berbagai perbedaan diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas Kota Bogor tetap terjaga.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Adhitya Panji Anom, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, berharap para pengurus FKUB, FPK, dan FKDM dapat mengambil peran dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat.

Ia menyatakan bahwa kepolisian terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pengurus ketiga forum yang baru dikukuhkan.

“Diharapkan para pengurus dapat berkontribusi terhadap kondisi dan situasi Kota Bogor agar selalu aman, nyaman, dan tertib. Secara umum kami ingin berkolaborasi dengan semua elemen Kota Bogor, khususnya yang baru dikukuhkan. Saran dan masukan kami harapkan,” katanya.

Pengukuhan ketiga forum tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta merawat keberagaman di Kota Bogor.

Tinggalkan Balasan