KOTA BOGOR, Senin (22/06) suaraindonesia-news.com – Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor, Dr. Akhyar Tarfi, S.ST., M.H., menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap organisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi pegawai di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Bogor, Senin (22/06/2026).
Dalam arahannya, Akhyar Tarfi menyampaikan bahwa rasa memiliki terhadap instansi merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, sense of belonging tidak dapat dimaknai secara sempit hanya sebagai bentuk pemenuhan kewajiban atau tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Rasa memiliki terhadap instansi bukan hanya tercermin dari tanggung jawab dalam menjalankan tugas, tetapi juga melalui kepedulian, integritas, disiplin, serta semangat untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan,” ujarnya.
Akhyar menjelaskan, aparatur yang memiliki rasa kepemilikan yang kuat terhadap organisasi akan lebih terdorong untuk bekerja secara optimal, menjaga integritas, serta berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Bogor. Dengan adanya rasa memiliki yang kuat, seluruh pegawai diharapkan mampu saling mendukung antarunit kerja, bekerja secara profesional sesuai kompetensi dan ketentuan yang berlaku, serta menempatkan kepuasan masyarakat sebagai prioritas utama dalam pelayanan.
Selain itu, momentum apel pagi dimanfaatkan untuk mengajak seluruh jajaran memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kekompakan tim dan meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
Akhyar berharap nilai-nilai pelayanan yang selama ini terus didorong oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan dalam budaya kerja sehari-hari.
Menurutnya, penguatan budaya organisasi yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima merupakan bagian penting dari transformasi birokrasi yang sedang dijalankan.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk mewujudkan pelayanan pertanahan yang modern, terpercaya, dan berintegritas, sekaligus mendukung peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan di Kota Bogor.












