Kejaksaan Negeri Banjarnegara Gelar Sosialisasi Dan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat

oleh -82 views
Sosialisasi Dan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat

BANJARNEGARA, Selasa (17/11/2020) suaraindonesia-news.com – Kejaksaan Negeri Banjarnegara melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Tingkat Kabupaten/Kota pada Kabupaten Banjarnegara (Selasa, 17 November 2020), kegiatan dilaksanakan di Aula RM Slamet Jalan Pemuda Banjarnegara.

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota Tim Pakem yakni Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Banjarnegara, Perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Perwakilan dari Kodim (Pasi Intel Dan Dan Unit Intel), Perwakilan dari Polres Banjarnegara (Kanit IV Sat Intelkam), Perwakilan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Kabupaten Banjarnegara, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para Media (insan pers), serta Para Pengurus Aliran Kepercayaan yang ada pada Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara Sigid Januaris Pribadi, SH, MH. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan kerukunan antar umat beragama maupun antar masyarakat yang menganut aliran kepercayaan, kegiatan ini juga merupakan salah satu wadah untuk bertukar pikiran agar kita dapat berkehidupan lebih baik.

Setelah pembukaan dari Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara kemudian sosialisasi / pemaparan singkat tentang Pakem disampaikan oleh Yasozisokhi Zebua, SH. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banjarnegara, Kasi Intel menjelaskan tugas pokok dan fungsi Kejaksaan salah satunya kewenangan Kejaksaan dalam melakukan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat sebagaimana diatur dalam UU Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan yang menyebutkan Dalam Bidang Ketertiban dan Ketentuan Umum, Kejaksaan Turut Menyelenggarakan Kegiatan Pengawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara, serta Pencegahan penyalahgunaan dan / atau penodaan agama, kemudian Dasar Pembetukan Tim Pakem sebagaimana diatur dalam Peraturan Jaksa Agung RI Nomor 19 Tahun 2015 Tentang Tim Pakem.

Kasi Intel Kejari Banjarnegara Yasozisokhi Zebua, SH menambahkan bahwa Kejaksaaan dapat mengeluarkan larangan terhadap aliran kepercayaan masyarakat yang dinilai sesat, setelah melalui prosedur yang sudah ditetapkan melalui Bakor Pakem (Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat), Bakor Pakem sendiri bukan hanya berisi dari unsur Kejaksaan namun didalamnya ada unsur dari Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Agama, TNI, Kepolisian, Badan Intelijen Nasional dan Organisasi lain seperti FKUB dan MUI.

“Pakem adalah pengawasan terhadap aliran, ajaran, faham kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat yang diindikasikan menyimpang atau sesat dan atau menodai, menghina atau merendahkan suatu aliran kepercayaan masyarakat atau suatu agama dapat menimbulkan rasa kebencian permusuhan dalam masyarakat yang dapat merusak atau mengganggu kerukunan antar umat beragama yang berpotensi mengganggu ketertiban dan ketentraman umum,” tuturnya.

Untuk diketahui pada Kabupaten Banjarnegara terdapat 10 aliran kepercayaan masyarakat yang telah terdata, hingga saat ini belum ditemukan adanya penyimpangan penyimpangan yang dapat menimbulkan konflik sosial dalam masyarakat, baik sesama penganut aliran kepercayaan maupun antara penganut aliran kepercayaan dengan masyarakat penganut agama yang ada. Namun demikian Tim Pakem harus tetap melakukan pengawasan karena disini sifatnya untuk pencegahan akan terjadinya isu isu yang dapat menimbulkan konflik atau perpecahan dalam masyarakat.

“Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Dalam Masyarakat bukan hanya tanggungjawab Kejaksaan ataupun Tim Pakem semata, tetapi tanggungjawab semua elemen msyarakat untuk menjaga agar tidak terjadi konflik sosial, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga ketertiban dan ketentraman umum. sehingga Harmonisasi dan Kerukunan kehidupan antar Umat Beragama dapat terus terjaga,” ujar Zebua.

Reporter : M.Abdullah.S
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *