Edarkan Sabu, Pasutri Ditangkap Polisi

Tersangka Pasutri Saat di Amankan di Mapolres Sumenep.

SUMENEP, Rabu (21/2/2018) suaraindonesia-news.com – Satreskoba Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, menangkap Pasangan suami istri (Pasutri) bernama Miswati, (40) warga Dusun Ares Tengah, Desa Totosan, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, dan Nuryadi, (34). Asal Desa Krajan Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Kedua pasutri tersebut ditangkap di pinggir jalan raya depan warung Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep. Selasa (20/2) 18.30 Wib. karena kedapatan mau transaksi sabu

Menurut Kasubag Humas Polres Sumenep AKP. Abd Mukit mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika aparat kepolisian dapat informasi dari masyarakat, bahwa tersangka sering melakukan transaksi dan mengedarkan sabu di wilayah kecamatan batang-batang.

“Petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap terlapor dapat informasi (Misnawati) sedang berada dipinggir jalan Desa Batang-Batang Laok, tepatnya didepan warung sendirian,” Ungkapnya. Rabu (21/2).

Mukit mengungkapkan, setelah dianggap positif petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan.

Sementara dari tangan terlapor ditemukan barang bukti 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 1,04 gram yang disimpan pada sebuh tas yang dibawa terlapor.

“Terlapor setelah di interogasi barang sabu tersebut adalah miliknya hasil membeli besama Suaminya Nuryadi (terlapor) dari Yusi warga Desa Sokobana, Kabupaten Sampang,” terangnya.

Sementara itu, kata mukit, petugas melakukan pengembangan dengan menangkap Nuryadi di rumahnya tak lain adalah suami Misnawati dan mengakui membeli bersama istrinya kepada yusi.

Saat ini polisi mengamankan terlapor beserta Barang Bukti (BB),satu poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 1,04 gram. Sobekan plastik warna Merah dan Sobekan kertas tisu warna putih sebagai bungkus sabu, satu buah tas ukuran sedang bergambar Angry Bird warna merah kombinasi hitam sebagai tempat menyimpan Sabu.
satu buah HP merk Samsung warna Gold bersilikon warna hitam. satu unit sepeda motor merk Honda Vario No. pol: B-4885-TKL warna hitam, untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya keduanya terancam pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 132 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.” Tukasnya.

Reporter : Fajar
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here