Dila Ermono, DPO Kasus Korupsi Anggaran DPRD Balikpapan Diburu Kejaksaan

oleh -1.221 views
Dila Ermono, DPO kasus korupsi anggaran DPRD Kota Balikpapan.

BALIKPAPAN, Kamis (18/11/2021) suaraindonesia-news.com – Dila Ermono Wibowo tersangka kasus tindak pidana korupsi pada anggaran DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur tahun 2014-2017 hingga saat ini masih diburu oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan.

Sejak terungkapnya kasus korupsi empat tahun lalu itu, Dila Ermono Wibowo yang merupakan mantan Bendahara di Sekretariat DPRD Balikpapan menghilang bak ditelan bumi. Sehingga yang bersangkutan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Balikpapan.

Kendati sudah empat tahun berjalan, namun hal itu tidak menyurutkan pihak Kejari Balikpapan untuk terus mencarinya.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Balikpapan Oktario H, SH mengatakan pihaknya terus mencari keberadaan Dila Ermono. Dalam usaha pencariannya, Kejari Balikpapan melibatkan stakholder terkait.

“Sesuai dengan program pimpinan, ada yang namanya “Tabur” yakni Tangkap Buron. Jadi, selaku jajaran di Kejaksaan mulai dari pusat hingga daerah tentunya kita harus mendukung dan mensukseskan program tersebut”, ujar Oktario saat ditemui wartawan di Kantornya, Rabu, 17/11/2021.

Kendati DPO yang hingga saat ini belum tertangkap, pihaknya tetap optimis yang bersangkutan pasti bisa ditangkap seiring berjalannya waktu.

“Sejak 2017 lalu, Dila Ermono sudah masuk DPO. Kita tetap berusaha untuk mencari tahu keberadaannya, tetap kita kejar dia (Dila,red)”, ucapnya.

“Jika DPO tersebut masih hidup, besar kemungkinan masih bisa ditangkap. Tetap kita kejar, kita buat dia tidak bisa tidur enak”, sambungnya.

Tentunya, lanjut Oktario, dalam pencarian DPO tersebut peran masyarakat juga sangat dibutuhkan.

“Disinilah Kejaksaan juga mengaplikasikan Undang-Undang dalam Pasal 43 terkait dengan pemberantasan tindak pidana korupsi supaya masyarakat juga ikut serta didalamnya. Jadi ada yang namanya peran serta masyarakat”, terang Oktario.

Optimis Kejari Balikpapan bisa menangkap Dila Ermono, menurut Oktario, pihaknya mencontohkan kasus-kasus besar yang ditangani Kejaksaan Agung seperti tersangka kasus BLBI yang sudah sepuluh tahun masih bisa ditangkap.

“Ada yang dari Belanda, hingga Djoko Chandra, terakhir ketemu juga. Apalagi ini cuma kelas daerah saja, pasti akan tertangkap”, tandasnya.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan