SUMENEP, Selasa (4/8) suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, di kediamannya di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Minggu (2/8/2026) malam.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam penanganan musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep.
Dalam pertemuan itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah membahas percepatan proses pencarian korban, evakuasi, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan bagi keluarga penumpang. Kedua pihak sepakat memperkuat sinergi agar seluruh tahapan penanganan dapat berjalan secara efektif dan terpadu.
Turut hadir dalam koordinasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Sumenep Achmad Zulkarnain, Kepala Kesyahbandaran, serta sejumlah pejabat dan instansi terkait.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep langsung mengambil langkah tanggap darurat setelah menerima informasi mengenai kebakaran kapal tersebut. Seluruh potensi yang dimiliki daerah dikerahkan untuk mempercepat proses penyelamatan korban.
Menurutnya, perangkat daerah bekerja bersama TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, dan unsur maritim agar setiap korban dapat memperoleh pertolongan secepat mungkin.
“Musibah ini adalah duka kita bersama. Sejak awal kami bergerak cepat mengerahkan seluruh kemampuan pemerintah daerah agar setiap korban memperoleh pertolongan secepat mungkin. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang kami ambil,” ujar Achmad Fauzi.
Ia menegaskan, penanganan musibah di laut tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar proses pencarian, evakuasi, serta pelayanan kepada korban maupun keluarganya dapat berjalan maksimal.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait sampai proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban benar-benar tuntas. Harapan kami, seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan menghadapi cobaan ini,” katanya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Menurut Dudy, kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan korban.
“Saya mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Sumenep beserta daerah lain di Madura yang bergerak cepat menyiapkan personel, fasilitas kesehatan, dan dukungan penyelamatan. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mempercepat penanganan korban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutur Dudy.
Usai melakukan koordinasi di Sumenep, Menteri Perhubungan melanjutkan kunjungan kerja ke Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan KM Mutiara Sentosa II di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Posko tersebut menjadi pusat pendataan korban, pelayanan medis, penyampaian informasi resmi, sekaligus koordinasi pencarian, investigasi penyebab kebakaran, serta pendampingan bagi keluarga korban hingga seluruh proses penanganan dinyatakan selesai.












