Wakil Walikota Langsa Pimpin Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

Wakil Walikota Langsa Dr H Marzuki Hamid MM. Menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Tribun Lapangan Merdeka Langsa. (Rusdi Hanafiah/SI).

LANGSA, Rabu (26/6/2019) suaraindonesia-news.com – Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM menjadi Pembina upacara pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Lapangan Merdeka Langsa, Rabu (26/6/2019).

Upacara Peringatan HANI diikuti oleh Forkopimda Kota Langsa, diantaranya Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan SIK MSc, Ketua DPRK Langsa, Burhansyah SH, Kepala BNNK Langsa, para Kepala OPD, para Camat, para ASN, TNI, Polri dan pelajar tingkat SLTA.

Peringatan HANI tahun ini mengusung tema “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas”.

Upacara di awali dengan pembacaan ayat suci Alquran, penghormatan umum, laporan pemimpin upacara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, pembacaan teks pancasila, naskah UUD 1945, sambutan Wakil Presiden RI dan ditutup dengan do’a.

Marzuki Hamid saat membacakan amanat Wakil Presiden Republik Indonesia menyebutkan, salah satu tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah permasalahan kejahatan narkotika. Indonesia ditengah-tengah perang melawan terhadap penyalahgunaandan peredaran gelap narkotika.

Apabila tidak ditangani secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat maka akan mengancam eksitensi bangsa yang berdampak pada rusaknya tatanan sosial serta mengancam kondisi ketahanan nasional suatu negara.

“Penanggulangan permasalahan narkotika harus dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa,” ucapnya.

Penanggulangan tersebut dapat dilakukan secara seimbang melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan, sosial serta pendidikan sehingga upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika Indonesia dapat terlaksana dengan baik.

Lanjutnya, Indonesia memiliki cita-cita sebagai negara dengan ekonomi terkuat kelima pada tahun 2045 untuk mewujudkan tantangan tersebut diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan tangguh.

“SDM merupakan penggerak pembangunan terhadap kesejahteraan dan kemakmuran suatu bangsa dan negara,” pungkasnya.

Reporter : Rusdi Hanafiah
Editor : Agira
Publisher : Mariska


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here