exodus
BeritaNewsSosial Budaya

Saksikan Pergelaran Wayang hingga Dini Hari di Balai Kota Bogor, Komeng: Selamat Hari Wayang Nasional

×

Saksikan Pergelaran Wayang hingga Dini Hari di Balai Kota Bogor, Komeng: Selamat Hari Wayang Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20261107 153757
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim (tengah) saat acara pergelaran wayang di Balai Kota Bogor, Jumat (06/11/2026) malam.

KOTA BOGOR, Sabtu (07/11) suaraindonesia-news.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Barat, Alfiansyah Bustami atau yang dikenal dengan nama Komeng, menyaksikan hingga tuntas pergelaran wayang bersama ribuan masyarakat di Balai Kota Bogor, Jumat (06/11/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Pergelaran berlangsung hingga Sabtu (07/11/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.

Di sela kegiatan, Komeng menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Wayang Nasional dengan gaya khasnya.

“Selamat Hari Wayang Nasional,” ucap Komeng sambil tersenyum.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan kebudayaan berskala nasional di Kota Bogor.

Dedie mengatakan, Kota Bogor sebelumnya juga menjadi bagian dari penyelenggaraan peringatan Hari Kebudayaan Nasional pada Oktober 2026 yang dipusatkan di Kebun Raya Bogor.

“Terima kasih atas bantuan dari Kementerian Kebudayaan, khususnya kepada Pak Menteri Fadli Zon, yang sudah menyelenggarakan dua kegiatan penting nasional di Kota Bogor. Bulan lalu di bulan Oktober, Kota Bogor juga ikut serta melaksanakan kegiatan Hari Kebudayaan Nasional di Kebun Raya. Malam hari ini kita merayakan Hari Wayang Nasional di Balai Kota. Jadi terima kasih sekali lagi,” ungkap Dedie.

Ia berharap Balai Kota Bogor dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan.

Menurutnya, pergelaran wayang menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap akar budaya daerah, khususnya budaya Sunda.

“Dan mudah-mudahan melalui wayang kita tetap mencintai akar budaya kita, akar budaya Sunda, di mana wayang golek adalah salah satu kebanggaan kita semua,” ujarnya.

Pergelaran tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan seni pewayangan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, khususnya warisan budaya Sunda yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.

Tinggalkan Balasan