Plt DKP Provinsi Jambi Membuka Pertemuan Sertifikasi Kompetensi Bagi Nelayan

oleh
Plt DKP Provinsi Jambi, Hernowo Saat Membuka Pertemuan Sertifikasi Kompetensi Bagi Nelayan

Reporter: Inro

JAMBI, Selasa (16/5/2017) suaraindonesia-news.com – Bertempat di Hotel Shang Ratu, Selasa (16/05) Plt DKP Provinsi Jambi, Hernowo membuka pertemuan sertifikasi kompetensi layak tangkap dan layak simpan awak kapal perikanan kegiatan sertifikasi kompetensi layak tangkap dan layak simpan awak kapal perikanan dinas kelautan dan perikanan provinsi Jambi, Shang Ratu, Selasa (16/05).

Turut mendampingi Raja Pasaribu Kementerian kelautan dan perikanan Dirjen Perikanan Direktorat Kapal Perikanan dan alat penangkapan.

Dikatakan Hernowo, sebagaimana diamanatkan dalam visi KKP mewujudkan negara kepulaun yang berdaulat dan sejahtera melalui pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan pertemuan kompetensi layak tangkap dan layak simpan awak kapal perikanan Provinsi Jambi, bertujuan meningkatkan penggunaan alat ppenangkapan ikan yang ramah lingkungan,”terangnya.

Dengan meningkatkan penggunaan alat penangkapan ikan ramah lingkungan berarti sesuai dengan kaidah dari organisasi dunia CCRF berupaya menjamin mutu dan keamanan pangan ikan hasil tangkapan.

Dalam sosialisasi ini agar para nelayan khususnya dapat memahami tentang alat penangkap ikan dan alat bantu penangkap ikan yang memenuhi ketentuan serta cara penanganan dan penyimpanan ikan baik dan benar.

“Dengan banyaknya temuan ikan hasil tangkapan yang dijual dipasar dimana hasil tangkapan ikan menggunakan bahan pengawet berbahaya seperti formalin, borak,”jelasnya.

Kebanyakan para nelayan lebih mementingkan kepentingannya dari hasil tangkapan menggunakan bahan berbahaya kemudian dijual kepada konsumen.

Sosialisasi ini bagi DKP Provinsi mengajak bagi mahasiswa UNJA Fakultas Peternakan studi perikanan untuk bisa memahami serta mendapatkan adanya ilmu dan juga bisa saling berkomunikasi dengan peserta nelayan.

Peserta kompetensi ini ada sebanyak 30 orang peserta yang berasal utusan DKP Tanjab Timur, DKP Tanjab Barat, utusan dari nelayan Tanjab Timur dan Utusan dari nelayan Tanjab Barat dan juga Karantina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *