PAMEKASAN, Senin (22/06) suaraindonesia-news.com – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura mengimbau seluruh pelanggan pascabayar untuk memanfaatkan fitur Swacam (Swadaya Catat Angka Meter) melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memungkinkan pelanggan melakukan pencatatan stand meter listrik secara mandiri setiap tanggal 23 hingga 27 setiap bulan.
Program Swacam merupakan salah satu layanan digital yang disediakan PLN untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam melaporkan angka stand meter tanpa harus menunggu petugas pencatat meter datang ke lokasi.
Melalui fitur tersebut, pelanggan cukup membuka aplikasi PLN Mobile, memilih menu Catat Meter, kemudian memotret angka stand meter sesuai panduan yang tersedia pada aplikasi.
Foto yang dikirim akan diproses secara otomatis oleh sistem sehingga data pemakaian energi listrik dalam satuan kilowatt hour (kWh) dapat terekam secara digital tanpa memerlukan penginputan manual.
Asisten Manajer Transaksi Energi Listrik PLN UP3 Madura, Maskur Buchori, menjelaskan bahwa salah satu manfaat utama Swacam adalah membantu pelanggan mengetahui estimasi tagihan listrik lebih awal sebelum rekening resmi diterbitkan.
“Pelanggan bisa mengetahui estimasi tagihan listrik lebih awal setelah input stand meter,” ujar Maskur Buchori.
Menurutnya, informasi estimasi tersebut dapat membantu pelanggan dalam merencanakan pengeluaran bulanan sekaligus mengontrol penggunaan energi listrik di rumah maupun tempat usaha.
Dengan mengetahui perkiraan tagihan sejak awal, pelanggan memiliki kesempatan untuk melakukan penghematan apabila konsumsi listrik dinilai cukup tinggi.
Selain memberikan informasi estimasi tagihan, fitur Swacam juga dinilai dapat meningkatkan transparansi pencatatan pemakaian listrik. Pelanggan dapat melihat langsung angka stand meter yang dilaporkan sehingga lebih memahami dasar perhitungan tagihan listrik setiap bulan.
Maskur mengatakan penggunaan Swacam juga dapat meminimalkan potensi kesalahan pembacaan meter maupun keterlambatan pencatatan karena seluruh data dikirim secara langsung melalui aplikasi resmi PLN.
“Pelanggan bisa evaluasi perangkat mana yang paling boros. Dari situ bisa ambil langkah hemat energi lebih tepat,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses pelaporan melalui Swacam cukup sederhana karena pelanggan hanya perlu mengambil satu foto angka stand meter dan mengirimkannya melalui aplikasi PLN Mobile.
PLN juga memastikan keamanan data pelanggan karena seluruh informasi yang masuk melalui aplikasi dikelola dalam sistem yang telah memenuhi standar keamanan yang berlaku.
Menurut Maskur, partisipasi pelanggan dalam melakukan pencatatan meter secara mandiri turut mendukung peningkatan akurasi data pemakaian listrik yang tercatat dalam sistem PLN.
“Ini bentuk kolaborasi. Pelanggan bantu catat, PLN pastikan tagihan sesuai kondisi aktual kWh meter,” katanya.
PLN UP3 Madura terus mendorong pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile yang menyediakan berbagai kebutuhan pelanggan dalam satu platform, mulai dari pengecekan tagihan, pembayaran listrik, hingga layanan Swacam.
Karena itu, pelanggan pascabayar diimbau untuk tidak melewatkan periode pencatatan meter mandiri yang berlangsung setiap tanggal 23 hingga 27 setiap bulan.
Dengan mengetahui pola pemakaian listrik secara berkala, pelanggan diharapkan dapat mengelola konsumsi energi dengan lebih efisien dan menghindari ketidakpastian tagihan pada akhir bulan.
PLN menutup imbauannya dengan mengajak pelanggan untuk memanfaatkan layanan Swacam sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akurat.












