Pasangan Fattah Jasin-KH. Ali Fikri Silaturrahmi ke Tokmas Desa Tambaksari

oleh -28 views
Fattah Jasin calon bupati di Pilkada 2020 Sumenep saat foto bersama tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Tambaksari.

SUMENEP, Rabu (29/7/2020) suaraindonesia-news.com – Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Sumenep Fattah Jasin-KH. Ali Fikri menyisir ke pelosok, untuk silaturrahmi kepada tokoh masayarakat Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama tim relawannya.

Silaturrahmi kali ini nampaknya bukan hanya tokoh masyarakat saja yang ditemui. Akan tetapi ia juga disambut oleh masyarakat Desa setempat saat hadir dalam acara tersebut.

“Ini titik ke tiga yang saya datangi. Tadi sempat acara di Lenteng dengan pengurus anak cabang PPP se Kabupaten Sumenep. Tadi saya hadir dengan Ra Fikri,” kata Fattah Jasin saat ditemui usai acara di Desa Tambaksari, Rabu (29/7).

Calon bupati yang akrab disapa Gus Acing ini mengatakan, kesempatan bersilaturrahmi merupakan salah satu cara bahwa ia mengetahui kondisi masyarakat, dan meluruskan pemikiran masyarakat terkait politik.

“Saya kira ini adalah bagian dari bentuk ikhtiar. Kita terus turun ke masyarakat untuk bisa meyakinkan bahwa calon yang ikut di pesta demokrasi itu bukan calon tidak punya kemampuan, tidak punya kapasitas dan lain sebagainya,” ungkapnya.

“Makna dari silaturrahmi menjadi penting untuk masyarakat tahu lebih dekat. Siapa rencana yang akan dipilih pada saatnya,” ujarnya lagi.

Ia juga menjelaskan bahwa Sumenep memiliki keunikan sendiri dan kekayaan alam yang melimpah. Dilihat dari kondisi kepulauan dan daratan memiliki banyak potensi yang nantinya bisa dikelola dan dikembangkan, dari sektor manapun dengan sisi yang berbeda. Melalu cara dan harapannya apabila ditakdirkan.

“Saya tetapkan dijauh-jauh hari, karena saya paham betul dengan situasi di wilayah Sumenep ini. Kita tahu kepulauan dan daratan itu berpotensi besar. Maka kira-kira 5 tahun kedepan kalau saya ditakdirkan oleh Allah itu membawa wilayah berpotensi ini terwujudnya Sumenep Barokah memakmurkan desa meratakan bangunan,” tandasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *