Marwan Dasopang Utus LKSA An-Nur dan Ponpes Ali Baharuddin Teken MoU di Bogor

oleh -227 views
Tenaga ahli Mardas, Rahmat Kurnia Lubis (tengah), Ustad Faisal Haris Harahap (kanan) di sela-sela acara.

KOTA BOGOR, Sabtu (18/09/2021) suaraindonesia-news.com – Wakil Ketua Komisi VIII, DPR RI, H. Marwan Dasopang (Mardas) mengutus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) An-Nur dan Pondok Pesantren (Ponpes) Ali Baharuddin untuk teken MoU di Bogor.

Diketahui bahwa DPR RI mempunyai fungsi representatif yang menjadi wewenang dan tugas dalam hal Menyerap, Menghimpun, Menampung dan Menindaklanjuti Aspirasi Rakyat, hal itu sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2019 perubahan ketiga atas UU No. 17 tahun 2014 pada pasal 72 poin g.

Hal demikian tentu biasa dilakukan oleh DPR dalam mendengar aspirasi rakyat dimasa reses maupun diluar reses sehingga DPR sebagai wakil rakyat berkewajiban menyampaikan usulan-usulan rakyat terhadap pemerintah untuk ditunaikan sebagai salah satu tugas negara, demikian disampaikan oleh Rahmat Kurnia Lubis yang mengemban tugas sebagai tenaga ahli Marwan Dasopang (Mardas) Wakil ketua komisi VII DPR RI, Sabtu (19/08)

“Kami sangat senang tentunya dalam hal MoU yang telah di aspirasikan oleh bapak Marwan Dasopang ini, sehingga kami mendapatkan Program Padat Karya, dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, nantinya kami akan membangun Sanitasi Lingkungan di Pondok Pesantren Ali Baharuddin, Kabupaten Padang Lawas,” ujar Pimpinan Pondok Ustad Faisal Haris Harahap kepada suaraindonesia-news.com.

Program-program serupa tentu sangat bermanfaat nantinya dirasakan oleh Desa, Pesantren atau Yayasan kata Khairul Habibi, Pendamping Kesejahteraan Sosial Anak LKS An-Nur Kabupaten Labuhanbatu Utara yang ikut serta dalam MoU tersebut di Forest Resort Hotel, Pamoyanan Kota Bogor.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak Marwan Dasopang, selaku Wakil Ketua FPKB DPR RI yang selalu memperhatikan dan bertanggungjawab dalam mendengar aspirasi rakyat bawah,” ujar beberapa utusan dari Sumatera Utara itu.

Acara MoU ini sendiri berjalan mulai tanggal 16-18 September yang langsung diinisasi oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenaga Kerjaan Republik Indonesia.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *