exodus
BeritaNewsPemerintahan

Inflasi Balikpapan Tembus 4 Persen, DPRD Desak Pembenahan Distribusi BBM dan Harga Tiket Pesawat

×

Inflasi Balikpapan Tembus 4 Persen, DPRD Desak Pembenahan Distribusi BBM dan Harga Tiket Pesawat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260713 195936
Foto: Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono.

BALIKPAPAN, Senin (13/7) suaraindonesia-news.com – Angka inflasi di Kota Balikpapan yang meroket hingga di atas 4 persen memicu perhatian serius dari parlemen.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menyoroti kondisi ini lantaran menempatkan Kota Beriman sebagai salah satu daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Budiono, lonjakan inflasi ini dipicu oleh dua faktor utama yang saling mengunci pergerakan ekonomi daerah, yaitu mahalnya harga tiket pesawat dan karut-marut distribusi bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis solar.

“Inflasi kita saat ini termasuk yang tertinggi di Kaltim. Salah satu penyumbang utamanya adalah harga tiket pesawat yang melonjak akibat kenaikan harga avtur, ditambah lagi persoalan antrean solar yang mengganggu mobilitas ekonomi masyarakat,” ujar Budiono di Gedung DPRD.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan tarif transportasi udara sangat dipengaruhi oleh dinamika global, mulai dari fluktuasi harga avtur hingga pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Mengingat Balikpapan merupakan gerbang utama logistik dan transportasi di Kaltim, kenaikan tiket ini langsung berdampak domino pada biaya rantai pasok.

Namun di sisi lain, persoalan domestik seperti antrean panjang kendaraan yang berburu solar di sejumlah SPBU dinilai kian memperparah keadaan. Distribusi yang tidak optimal membuat sektor usaha, terutama transportasi logistik darat, menjadi tidak efisien.

“Distribusi BBM ini harus segera dibenahi total. Jangan sampai masyarakat dan pelaku usaha terus-menerus kesulitan mendapatkan solar. Ini rapor merah yang harus menjadi perhatian serius, terutama bagi pihak Pertamina,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai langkah konkret, DPRD Balikpapan mendorong adanya optimalisasi layanan di lapangan. Salah satunya dengan mendesak pengaktifan kembali operasional SPBU selama 24 jam penuh di titik-titik strategis guna mengurai antrean yang kerap memicu kemacetan.

Di akhir pernyataannya, Budiono menekankan bahwa melawan inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi yang agresif antara pemerintah daerah, instansi vertikal, Pertamina, hingga pelaku usaha.

“Harapan kita bersama, formula untuk menekan harga tiket pesawat bisa segera ditemukan dan distribusi BBM berjalan lancar tanpa antrean. Jika dua hal ini beres, inflasi pasti melandai dan ekonomi Balikpapan akan kembali stabil,” pungkas Budiono.

Tinggalkan Balasan