Hindari Penyelewengan, Bupati Rocky Minta Camat Awasi Pengelolaan ADG

oleh -18 views
BUPATI Aceh Timur, H. Hasballah HM. Thaib, didampingi Sekda M. Ikhsan Ahyat, S. STP, M.AP, menyampaikan arahan dalam Rakor Camat se Aceh Timur Aula Setdakaba Aceh Timur di Idi, Selasa 4 Juli 2017.

IDI, Selasa (4 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, meminta para camat untuk mengawasi pengelolaan Alokasi Dana Gampong (ADG). Hal itu penting mengingat peran camat dikecamatan sebagai perpanjangan tangan dari Bupati.

“Tugas camat bukan sebatas bekerja melayani masyarakat di kantor, tapi harus mengontrol pembangunan di desa, pengelolaan ADG agar tidak terjadi penyimpangan dan melihat sarana dan prasana didesa untuk diusulkan ke kabupaten. Ini tugas camat,” kata Bupati Rocky dalam Rakor Camat se Aceh Timur di Aula Setdakab Aceh Timur di Idi, Selasa (4 Juli 2017).

Rakor yang dimulai pukul 10:00 Wib itu berakhir pukul 13:00 Wib. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Sekda Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, staf ahli, para asisten, Kepala Inspektorat Aceh Timur, Muhammad, SH, MH, Kepala Bappeda Aceh Timur, Dr. Maimun, SE.Ak,M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Aceh Timur, Ir. Mahyeddin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Aceh Timur, T. Munzar, SE, dan Kepala BPMPD Elfiandi.

Bupati menekankan, para camat untuk benar-benar mengontrol pembangunan didesa, karena kondisi desa dalam tiga tahun terakhir jauh berbeda dengan kondisi desa sebelumnya.

Berbagai persoalan belakangan juga muncul didesa, sehingga tidak sedikit masyarakat mengeluh dengan kondisi akhir-akhir ini.

“Camat harus turun ke desa-desa untuk melihat perkembangan pembangunan didesa, karena setiap tahun hampir Rp1 miliar dana dikucurkan pemerintah pusat,” sambung Rocky.

Pihaknya juga meminta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) diminta benar-benar menertibkan administrasi pertanggungjawaban ADG dari seluruh desa dalam 24 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. (Rusdi Hanafiah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *