KOTA BOGOR, Sabtu (11/7) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan gerakan koperasi sebagai salah satu unsur pendukung pembangunan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Kantor Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor, Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal.
Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan ucapan selamat kepada insan koperasi di Kota Bogor serta mengajak menjadikan peringatan Harkopnas sebagai momentum untuk memperkuat semangat berkoperasi yang berlandaskan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kesejahteraan bersama.
“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya mengucapkan Selamat Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi di Kota Bogor. Semoga peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat berkoperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan gotong royong, kebersamaan, dan kesejahteraan bersama,” ujar Denny Mulyadi, Sabtu (11/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada gerakan koperasi di Kota Bogor yang dinilainya telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, koperasi memiliki peran dalam pemberdayaan masyarakat serta mendukung peningkatan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan anggotanya.
Selain itu, Denny memberikan apresiasi kepada Dekopinda Kota Bogor yang selama ini melakukan pembinaan, pendampingan, dan penguatan terhadap koperasi di wilayah tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bogor akan terus menjalin kemitraan dengan gerakan koperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk terus menjadi mitra gerakan koperasi. Kami meyakini koperasi merupakan salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah yang berperan dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” katanya.
Denny menambahkan, koperasi perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman melalui penerapan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia juga menilai koperasi perlu meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta generasi muda.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh koperasi di Kota Bogor untuk menjadikan inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi sebagai budaya kerja. Mari bersama membangun koperasi yang modern, tangguh, dan berdaya saing tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai gerakan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong,” tuturnya.
Ia berharap peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dapat memperkuat komitmen para pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan koperasi agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.












